10 Orang Tewas Akibat Sumur Minyak Aceh Timur Terbakar

oleh -907 Kali Dibaca
Suasana terbakaranya sumur pengeboran minyak di Dusun Bakti, Gampong Pasi Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Rabu dinihari, 25 April 2018. [Foto Print Screen|Rienews.com]

Suasana terbakaranya sumur pengeboran minyak di Dusun Bakti, Gampong Pasi Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Rabu dinihari, 25 April 2018. [Foto Print Screen|Rienews.com]
RIENEWS.COMSepuluh orang meninggal, dan 19 orang alami luka bakar, akibat kebakaran di sumur pengeboran minyak di Dusun Bakti, Gampong Pasi Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Rabu dinihari, 25 April 2018.

Lokasi persis kebakaran berada di lahan milik Zainabah. Pengeboran sumur minyak dilakukan secara tradisional, mengeluarkan minyak dan gas. Di saat bersamaan datang sekelompok warga untuk mengambil minyak yang keluar dengan cara dileles

Hingga Rabu pagi, kobaran api belum dapat dipadamkan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Aceh Timur) terus melakukan penanganan dan evakuasi korban.

“Hingga pagi ini, jenazah  yang telah dievakuasi dari lokasi kejadian sebanyak 10 jenazah, dan masih ada kendala dalam proses evakuasi dikarenakan api belum berhasil di padamkan,” ungkap Sutopo dalam keterangan persnya.

Jenazah korban dibawa ke Puskemas Ranto Peureulak, dan korban luka saat ini telah  dirujuk ke RSU Zubir Mahmud (Idi Rayeuk), RS Graha Bunda (Idi Rayeuk). Dan RSU Sultan Abdul Azis Syah (Peureulak).

“Korban luka bakar yang telah dievakuasi ke RSU SAAS (Sultan Abdul Azis Syah) Peureulak diperkirakan mencapai 19 Orang,” kata Sutopo.

KLIK: Bupati Karo Tinjau Lokasi Perbaikan Cross Drain

Berikut kronologis kebakaran, pada pukul 00.00 WIB, sumur bor minyak bertempat di Jalan Pendidikan, Dusun Kamar Dingin, Desa Pasi Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, yang diperkirakan kedalaman pengeboran sekitar ± 250 meter di dalam bumi mengalami kelebihan produksi hasil minyak mentah.

Akibat kelebihan produksi (nembak minyak) tersebut banyak masyarakat yang melakukan pengumpulan minyak di sekitar sumur bor tersebut untuk dikumpulkan ke dalam drum (tempat penampungan minyak).

Pada pukul 01.30 WIB, tiba-tiba muncul percikan api di sekitar lokasi sumur bor tersebut, yang seketika langsung menyambar di seputaran lokasi pengeboran dan penampungan minyak.

Semburan api yang besar mengakibatkan puluhan orang yang berada di sekitar lokasi mengalami kebakaran dan diperkirakan korban tidak sempat menyelamatkan diri pada saat kejadian.

Pada 02.30 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran dari wilayah Peureulak tiba di lokasi kejadian membantu untuk memadamkan semburan api.

Sampai dengan saat ini pukul 07.20 WIB, api belum berhasil dipadamkan.

Pendataan jumlah korban masih dilakukan, sebagian korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Azis Perlak  dan Rumah Sakit Jubir Mahmud Idi, Kabupaten Aceh Timur, dan RSU Langsa.

Data yang dihimpun sementara, korban terdampak kebakaran sumur bor; Nazarullah, 30 tahun, Dusun Bakti Pasi Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Afrizal alias Doyok, 35 tahun, Desa Punti Payong, Kecamatan Rantau Peureulak, Era Bin M. Sidik, 32 tahun, Desa Pasi Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak.

Siti Hafsah, 70 tahun, Desa Pasi Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Mak Wen, 55 tahun, Desa Bhom Lama, Kecamatan Rantau Peureulak, Kak Nini Bin Abdul Wahab, 32 tahun, Desa Bhom Lama, Kecamatan Rantau Peureulak.

Sedangkan empat jenazah lagi belum diketahui identitasnya.

Korban luka; M. Yani ( warga Pasi Puteh), Radiati (warga Pasi Puteh), M. Pisal (warga Bhom Lama),  Akbar (warga Bhom Lama), M. Ridwan (warga Pasi Puteh), Zainuddin (warga Leugeu),  Muksalmina (warga Alue Rambong), Mahyuddin (warga Pasi Puteh). Yusuf (warga Pasi Puteh), Heri Herliza (warga Paya Palas), Umar Hamzah (warga Beusa Meuranoe), M. Faisal Rizal (warga Peudawa),  Muhammad Rafi (warga Alue Dua),  Mukhlis (warga Alue Bu),  Zainal Abidin (warga Pasi Puteh),  Hafifuddin (warga Bhom Lama),  Saiful (warga Alue Udep), M. Husein (warga Lubok Pempeng), dan Sariyulis (warga Teumpeun).

Kerugian material 5 unit rumah di Dusun Bakti, Gampong Pasi Putih turut terbakar, milik Siti Hafisah, 75 tahun, Zainabah, 85 tahun, Ridwan Hutabarat (Buyung), 40 tahun,  Mariani, 60 tahun, dan  Muhamad Yanis 45 tahun. (Red)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *