Antisipasi Virus Corona, Dinkes Karo Pantau Kesehatan 5 TKA Tiongkok

oleh -454 Kali Dibaca
Tampak garis pembatas di depan lokasi tempat isolasi kelima TKA RRT di area pengerjaan pembangunan PLTA di Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM –  Kesehatan lima tenaga kerja asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang bekerja di  pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dalam pengawasan Dinas Kesehatan Karo. Kelima tenaga kerja asing (TKA) itu, dikabarkan tiba di Karo pada akhir Januari dan awal Februari 2020.

Kelima TKA RRT yang terdiri dari empat laki-laki dan seorang perempuan, saat ini diisolasi dalam area lokasi pembangunan PLTA yang berada di  Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Kepala Dinas Kesehatan Karo Irna Syafrina mengakui pihaknya terus memantau kondisi kesehatan kelima TKA asal Tiongkok tersebut. Dalam pemantauan itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Karo tiap harinya mendatangi lokasi tempat bekerja kelima TKA tersebut.

“Saat ini, kita lihat kondisinya masih normal dan belum terlihat adanya gejala demam atau sakit,” kata Irna.

Baca Berita:

Gelorakan Olahraga, Dandim Tulang Bawang Gelar Kompetisi Tenis Meja

Hakim Vonis Jonson Siregar Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa

Disebutkannya, kelima TKA RRT yang dalam pemantauan Dinkes Karo, terdiri dari empat laki-laki, TY, GL, HD, YH, dan seorang perempuan GZ.

Irna mengakui kelimanya baru datang pada akhir Januari 2020 dan awal Februari.

“Lima orang, satu perempuan dan empat laki-laki. Yang jelas, (kelimanya) bukan dari (daerah) Wuhan,” tegas Irna.

Disebutkannya, Dinkes Karo masih terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan kelima TKA RRT itu dalam waktu 14 hari.

“Kita pantau selama 2 minggu perkembangannya, kalau tidak ada gejala berarti kondisinya sehat. Makanya setiap hari kita pantau kondisinya secara acak, tidak kita pastikan waktunya. Untuk menghindari adanya hal yang tidak diinginkan. Walaupun dari pihak perusahaan sendiri sudah melakukan antisipasi awal dengan isolasi. Begitu juga dengan pemberian makanannya, kita juga ngasihnya kan pakai rantangan, dan orangnya yang ngantar harus yang itu saja, engak bisa ganti-ganti orang,” kata Irna kepada wartawan, Kamis 6 Februari 2020.

Ditegaskannya, bila didapati gejala, Dinkes Karo akan segera mengevakuasi ke Rumah Sakit Umum Adam Malik Medan.

“Jika nanti kita temukan adanya gejala, langsung kita bawa ke RSU Adam Malik Medan. Begitu juga dengan semua orang yang pernah kontak dengan mereka, harus juga dilakukan isolasi di sana,” tegas Irna.

Kepala Dinas Kesehatan Karo itu mengimbau masyarakat tidak khawatir soal virus corona.

Seorang pengawas di lokasi pembangunan PLTA, mengakui, kelima TKA RRT itu diisolasi setibanya di sana.

“Orang itu sudah datang akhir bulan Januari semalam, terus langsung diisolasi di dalam kamar. Dan langsung saya kabari pihak terkait,” katanya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *