Berulah Lagi, Polisi Tembak Kedua Kaki Napi Baru Bebas Satu Bulan

oleh -431 Kali Dibaca
Tersangka Mahidin Purba bersama barang bukti sepeda motor di Polsekta Berastagi. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Upaya personel Satuan Reserse Kriminal Polsekta Berastagi dalam menangkap tersangka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) tak berjalan mulus.

Dalam pengembangan penyidikan kasus curanmor itu  personel Satreskrim Polsekta Berastagi terpaksa menembak kedua kaki tersangka  Mahidin Purba (45 tahun), yang baru satu bulan bebas dari masa hukuman.

Penangkapan Mahidin Purba penduduk Desa Rumah Berastagi, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, hasil penyidikan personel Satreskrim Polsekta Berastagi dan petunjuk dari rekaman CCTV di lokasi aksi pencurian.

“Penangkapannya berdasarkan rekaman CCTV,” kata Kapolsekta Berastagi Kompol Pawang Ternalem, Senin 10 Februari 2020.

Baca Berita:

17 Bunda PAUD di Kabupaten Karo Dikukuhkan

Mantan Polisi Ini Dijebloskan ke Tahanan

Dijelaskannya, dari hasil pengamatan rekaman CCTV di tempat kejadian perkara sekitar Masjid Raya Berastagi pada Selasa 4 Februari 2020 lalu, pelaku yang menggondol sepeda motor Yamaha Jupiter MX BK 4641 AFG milik Rizki Hutasuhut (24 tahun) warga Kelurahan Lau Mulgap I, Kecamatan Berastagi, memakai jaket  dan topi.

“Setelah kita tahu ciri-cirinya, kita lacak. Pas, kita amankan, pelaku memakai baju dan topi yang sama,” tutur AKP Pawang.

Hanya saja, kata AKP Pawang, ketika diminta untuk menunjukkan barang bukti sepeda motor, tersangka Mahidin mencoba melarikan diri.

“Pelaku mencoba melarikan diri. Sehingga petugas terpaksa menembak kedua kaki pelaku,” katanya.

Kaposekta Berastagi itu mengakui bahwa tersangka Mahidin merupakan residivis dalam kasus serupa.

“Pelaku merupakan residivis, baru saja keluar bulan Januari kemarin, dalam kasus pencurian sepeda motor juga. Dia sudah beberapa kali beraksi di wilayah kita,” tegas AKP Pawang.

Atas aksi kejahatannya kali ini, polisi menjerat tersangka Mahidin dijerat dengan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.  (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *