Bupati Karo Tinjau Lokasi Perbaikan Cross Drain

oleh -1.316 Kali Dibaca
BUpati Karo Terkelin Brahmana, Selasa 24 April 2018 meninjau lokasi perbaikan cross drain di Jalan Nasional Km 63, Kecamatan Berastagi. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COMBupati Karo Terkelin Brahaman meninjau lokasi perbaikan cross drain di Jalan Nasional Km 63, tepatnya di kawasan Simpang Listrik Atas Berastagi, Jalan Djamin Ginting, Selasa  24 April 2018.

Rencananya, perbaikan cross drain (saluran drainase melintang) mulai dilakukan Rabu 25 April 2018.

Bupati Karo Terkelin memastikan kepada PPK 18 Satker Metropolitan Medan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan, Ir. Irganda Siburian, sesuai rapat sebelumnya di Kantor Bupati, apakah sesuai kesepakatan akan dilaksanakan, jalan sudah dialihkan mulai dari Tongkoh masuk ke Pelawi tembus ke Berastagi begitu juga dari Tongkoh masuk Barusjahe tembus Tigapanah.

KLIK: KPK Minta Pemkab Karo Tingkatkan Kerjasama

“Ini harus saya pastikan, supaya tidak beredar lagi isu-isu tak bertanggungjawab yang selama ini di tengah masyarakat. Jadi dengan kedatangan saya ini ke lapangan,  dan bertemu dengan PPKnya Ir. Irganda Siburian, ternyata sesuai kesepakatan akan dialihkan dan  dikerjakan, 25 April 2018, pukul 00.00 WIB,” tegas Bupati Karo.

Bupati menghimbau masyarakat Tanah Karo dan di luar Tanah Karo, khususnya pengguna kendaraan yang hendak berkunjung ke Karo, atas nama Pemerintah Kabupaten Karo atas ketidaknyamanan ini.

“Karena ada  perbaikan saluran drainese melintang yang sudah tergerus dan akibatnya amblas,  sehingga dapat membahayakan bagi pengguna jalan dan kendaraan serta keselamatan jiwa,” imbuh Terkelin Brahmana.

Sementara PPK 18 Satker Metropolitan Medan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan, Ir. Irganda Siburian, memastikan  penutupan mulai dilakukan pukul 23.00 WIB dan esok harinya Rabu 25 April 2018 pukul 00.00 WIB pengerjaan akan dimulai.

“Lalu lintas diarahkan ke jalur alternatif,” jelas Irganda Siburian.

Ditambahkannya, pengerjaan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu 5 – 6 jam. Meski demikian, jalur tersebut baru dapat dilalui dengan satu jalur menggunakan jembatan bailey.

“Ini sesuai dengan masterplan yang direncanakan PPK 18 Satker Metropolitan Medan BBPJN II Medan,” ujar Irganda kepada Bupati Karo.

Di kesempatan itu, Irganda mengungkapkan kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana, tentang kekhawatiran.

“ Satu hal yang saya khawtirkan Pak Bupati, mudah-mudahan jangan nanti malam hujan. Jika hujan pekerjaan kami terganggu,” ungkap Irganda.  (Bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *