Dianggap Tidak Mendidik, Pemutihan Denda PKB 2019 Ditiadakan

oleh -1.155 Kali Dibaca
Kantor UPT Samsat/BPPRDSU Kabanjahe. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meniadakan program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) di Tahun 2019. Dua tahun terakhir Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberlakukan pemutihan denda PKB dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB).

Selama memberlakukan pemutihan denda PKB dan BBN-KB, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Sumatera Utara menerima pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp200 miliar lebih.

Hanya saja, program pemutihan denda PKB di tahun ini, ditiadakan dengan alasan tidak mendidik.

“Sesuai peraturan Gubernur Sumatera Utara untuk tahun 2019 ini tidak ada pemutihan denda jumlah kendaraan atau lainnya. Meski di provinsi lain ada, semua itu kebijakan masing-masing gubernurnya,” kata Kepala UPT Samsat/BPPRDSU Kabanjahe, Hardi Pasaribu, Rabu 4 Desember 2019.

Baca Berita:

Ini Syarat Perubahan Jumlah Dukungan Paslon Perseorangan Pilbup Karo 2020

Tirta Yasa Sembiring Milala Terpilih Jadi Ketua PPM Sumut

Didampingi Kasat lantas Polres Tanah Karo Iptu A. Ridwan Harahap, Hardi mengungkapkan, satu pekan lalu, pihaknya bersama Mabes Polri mengadakan rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah membahas program pemutihan kendaraan yang dianggap. Hasil keputusan dalam rapat itu, ditetapkan tidak ada program pemutihan denda PKB dengan alasan program itu dinilai tidak mendidik pemilik kendaraan.

“Pemilik kendaraan rela menunggu jadwal pemutihan, akibatnya lalai dan membiarkannya hingga sampai jatuh tempo. Jika pemutihan itu ada, tidak masalah. Kalau tidak ada siapa yang rugi,” kata Hardi.

Kasat Polres Tanah Karo Iptu A. Ridwan Harahap mengatakan dalam razia yang dilakukan, ditemukan banyak PKB kendaraan masa berlakukan sudah berakhir, tidak diperpanjang.

“Pihak kita menyarankan agar pajak kendaraan segera dibayar, diperpanjang,” pungkas Ridwan. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *