Gempa Doublet Guncang Bengkulu, BNPB: Belum Ada Data Korban dan Kerusakan

oleh -91 Kali Dibaca
Tangkapan layar di laman bmkg.go.id, gempa bumi yang terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu.

RIENEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan hingga kini masih terus memantau dampak gempabumi berkekuatan, magnitudo 6.9 yang mengguncang Provinsi Bengkulu, Rabu 19 Agustus 2020. Gempa terjadi dua kali dengan kekuatan yang sama (gempabumi doublet).

“Sedang kami komunikasikan. Sementara belum ada data korban dan kerusakan yang telah dilaporkan. Akan kami update info selanjutnya,” kata Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi dua kali gempa teknonik di wilayah Bengkulu. Kedua gempa berkekuatan Magnitudo 6,9 yang pertama terjadi sekitar pukul 05.23.56 WIB dan pukul 05.29.35 WIB.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengungkapkan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi pertama memiliki parameter awal dengan magnitudo M=6.9 dengan episenter gempabumi pada koordinat 4.44 LS dan 100.97 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 160 km arah Barat Daya Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 24 km. Sedangkan gempabumi kedua memiliki parameter awal dengan magnitudo magnitude 6.8 dengan episenter gempabumi pada koordinat 3.98 LS dan 101.22 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 117 km arah Barat Daya Bengkulu, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 86 km.

Baca Berita:

Fun Camp 2020 di PPG Diharapkan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Karo

Pemkab Karo Gelar Upacara Kemerdekaan Secara Sederhana

Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa kedua gempabumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Hingga  pukul 06.40 WIB, hasil monitoring BMKG, menunjukkan ada lima aktivitas gempabumi susulan, dengan magnitudo M3.4 sampai M4.9.

Guncangan Dirasakan

Rahmat Triyono menyebutkan, guncangan gempabumi ini dirasakan warga di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Seluma,  Kabupaten Kepahiang  dengan skala IV MMI (Modified Mercalli Intensity).

Di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Kaur, Kabupaten Rejang Lebong, dan Kabupaten Lebong, guncangan gempa dirfasakan  III MMI. Sedangkan di wilayah Lubuk Linggau guncangan gempa dirasakan dalam skala II-III MMI.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi Tsunami,” tegas Raditya.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. (Red | Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *