Guruh Soekarno Putra-Terkelin Nonton Pemutaran Perdana Film Sang Prawira

oleh -296 Kali Dibaca
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Guruh Soekarno Putra, dan Bupati Karo Terkelin Brahmana nonton bareng pemutaran perdana film Sang Prawira di XXI Center Point, Kota Medan, Rabu 27 November 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Sejumlah tokoh nasional, jenderal dan pimpinan daerah, Rabu sore, 27 November 2019, menyaksikan pemutaran perdana film Sang Prawira, yang ditayangkan di XXI Center Point, Kota Medan, Sumatera Utara.

Dalam film ini, sejumlah figur nasional, pejabat gubernur, bupati dan perwira polisi tampil dan berakting. Di antaranya, Bupati Karo Terkelin Brahmana beserta istrinya, Sariati Sitompul, dan Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Remus Hutajulu.

Pemutaran perdana Sang Prawira  di XXI Center Point, dihadiri Guruh Soekarno Putra, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto, Brigjen TNI Untung Budiharto, Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Remus Hutajulu, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi.

Dalam film tersebut, Terkelin Brahmana mengungkapkan, dirinya bersama istrinya, mendapatkan peran sebagai pedagang di buah di Pasar Buah Berastagi.

Berita Terkait: Bupati Karo Beserta Istri Syuting Film Sang Prawira

“Sayang kalau tidak saya tonton film ini,” tutur Terkelin yang melakukan syuting pada tiga bulan lalu.

Menurutnya, kehadiran film Sang Prawira, dimaknai sebagai ajakan untuk  mengedukasi dan  memotivasi bagi pemuda dan pemudi. Juga mengajak menjauhi Narkoba, rajin bersekolah.

Selain itu, Terkelin menjelaskan, film ini menekankan kepada masyarakat agar yakin dalam menggapai cita-cita.

Baca Berita:

Kejar Ketertinggalan Pembangunan, Kawasan Utara Danau Toba Harus Kompak

Pemkab Karo Gelar Bimtek Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi

Alur cerita Sang Prawira, menyuguhkan pergulatan sebuah keluarga, isteri dan suami tidak sepaham dalam merancang masa depan anaknya ketika sang anak duduk di bangku SMA. Dikisahkan, si ibu ingin menuruti kemauan anaknya jadi polisi, sementara si bapak lebih condong anaknya bekerja di luar negeri agar dapat menolong keuangan keluarga yang selama ini tergolong miskin.

Ide cerita film lahir dari para pejabat Utama Polda Sumut yang didukung oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto kemudian diperkaya oleh Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto, terutama tentang sosok seorang polisi yang berani dan tangguh serta muatan pesan moral pedagogis kepada masyarakat.

Sutradara Sang Prawira, Ponti Gea mengungkapkan, awalnya ia agak kaku dalam melakukan pembuatan film tersebut. Sebabnya, para pemeran di antaranya pejabat dan Kepala daerah. Hal itu dapat diatasi Ponti Gea dan merampungkan proses pembuatan film Sang Prawira sesuai jadwal.

Ponti menyatakan, film besutannya akan ditayangkan di layar televise.

“Mungkin besok atau lusa nanti kita akan tayangkan di Indosiar, SCTV. Bahkan, kita lakukan pemutaran layar tancap,” ujarnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *