Hati-hati, Jalan Lingkar Desa Rumah Kabanjahe Amblas

oleh -91 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana meninjau jalan amblas di Desa Rumah Kabanjahe, Kamis 14 Januari 2021. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana merespons laporan amblasnya Jalan Lingkar (ringroad) Desa Rumah Kabanjahe (Rumka).

Berdasarkan laporan Kepala Desa Rumka Apul Brahmana, amblasnya jalan tersebut dampak turunnya hujan dengan intensitas tinggi, sekitar tiga pekan lalu. Dampkanya, jalan tersebut amblas hingga kedalaman 12 meter.

Usai mendengar penjelasan tersebut, Bupati Karo meminta Kepala Desa Rumka untuk mengingatkan warganya berhati-hati melintasi kawasan tersebut.

Terkelin menginstruksikan Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan jalan amblas tersebut dan memberi rambu peringatan adanya jalan rusak.

Baca Berita:

Gempa Dangkal Majene 5,9 Magnitudo, Getaran Dirasakan Hingga Skala V MMI

Truk Bermuatan Dilarang Masuk Jalan Selamat Ketaren Kabanjahe

“Kita harus sigap dan segera ambil sikap tangani langsung agar tidak memakan korban. Ini perlu perhatian bagi OPD untuk langkah kedepan segera tampung anggaran dan perbaiki sesuai kondisi keadaan gestur kemiringan jalan. Teknisnya PUPR yang lebih tahu,” kata Terkelin saat meninjau lokasi amblasnya Jalan Lingka Desa Rumka, Kamis 14 Januari 2021.

Peninjauan dilakukan Bupati Karo bersama Kepala Dinas PUPR Karo Eduward Pontianus Sinulingga, Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi,  Kabid Bina Marga Hendra Mitcon Purba, didampingi Kepala Desa Rumka Apul Brahmana.

Eduward Pontianus Sinulingga mengakui amblasnya jalan tersebut dilaporkan kepala desa.

“Sebelumnya, telah kita utus tim melihat kondisi jalan agar dapat hitungan perkiraan sementara dalam biaya anggaran,” kata Eduward.

Dijelaskannya, perbaikan jalan tersebut dilakukan pemasangan bronjong (talut) sepanjang 15 meter dengan kedalaman 12 meter.

“Iya, secepatnya (diperbaiki) karena  anggaran juga sudah kita tampung di Induk APBD. Dalam waktu dekat ini sudah kita lakukan perbaikan. Jika tidak salah, sekitar Maret 2021 pengerjaan perbaikan sudah kita mula pengerjaan pemasangan bronjong atau tembok pembatas penahanan dengan panjang 15 meter dengan kedalaman lebih kurang 12 meter,” kata Eduward.

Kepala Desa Rumka Apul Brahmana berterima kasih kepada Bupati Karo yang merespons kejadian amblasnya jalan dengan melakukan peninjauan lokasi jalan.

“Tentu ini atas nama masyarakat Rumka kami berharap perbaikan segera dilaksanakan, sehingga warga tidak merasa resah dan takut. Sebab sewaktu-waktu bisa memakan korban dan mengancam keselamatan melalui jalan tersebut,” pungkasnya.

Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Amblasnya Jalan Lingkar Desa Rumah Kabanjahe salah satu penyebabnya intensitas hujan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperingatkan pemerintah daerah untuk

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah dan masyarakat untuk lebih waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi menjelang puncak musim hujan di awal tahun 2021.

“Bencana masih berpotensi terjadi mengingat saat ini masih berlangsung musim hujan yang dipengaruhi fenomena La Nina,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati.

Baca : Waspadai Bencana Hidrometeorologi di Awal Tahun 2021

BNPB mengharapkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, baik pemerintah dan masyarakat dalam mencegah dan mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi.

Dampak La Nina dapat memicu curah hujan yang jauh lebih tinggi dibandingkan kondisi normal, sehingga potensi banjir, banjir bandang dan tanah longsor, perlu diwaspadai.

“BMKG memprediksikan puncak musim hujan pada Januari hingga Februari 2021. Sekali lagi, kondisi ini membutuhkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan setiap individu, setiap anggota keluarga dan komunitas,” ujar Raditya.

Menyikapi potensi bencana ini, BNPB telah menyampaikan arahan kesiapsiagaan kepada seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di seluruh provinsi. Upaya dini pencegahan dan mitigasi harus dilakukan untuk mengurangi atau pun menghindari dampak bencana. (Rep-01)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *