Kabupaten Lembata di NTT Juga Dilanda Banjir Bandang, 11 Orang Meninggal Dunia

oleh -75 Kali Dibaca
Kondisi di wilayah Kabupaten Lembata, NTT, pascabanjir bandang yang terjadi Minggu 4 Aoril 2021, pukul 19.00 WITA. [Foto BPBD Kabupaten Lembata | Rienews]

RIENEWS.COM – Selain Kabupaten Flores Timur, banjir bandang juga melanda Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kejadian berlangsung pada hari yang sama, Minggu 4 April 2021.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menyatakan, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata, 11 warganya meninggal dunia akibat banjir bandang yang terjadi pada Minggu 4 April 2021, pukul 19.00 WITA.

Banjir bandang Lembata dipicu hujan dengan intensitas tinggi memicu.

BPBD Kabupaten Lembata mencatat wilayah yang terdampak banjir bandang adalah Desa Waowala, Desa Tanjung Batu, dan Desa Amakaka yang berada di Kecamatan Ile Ape.

Selain itu banjir bandang juga berdampak pada Desa Jontona, Desa Lamawolo, dan Desa Waimatan yang berada di Kecamatan Ile Ape Timur.

Baca Juga:

Bonus Dadakan, Tiket.com Gelar “Mendadak OTW” Harga 50 Persen Plus 35 Persen

Update Banjir Bandang Flores Timur, BNPB: 41 Orang Meninggal Dunia, 27 Orang Hilang

“Data terakhir yang berhasil dihimpun per-pukul 19.00 WIB, korban meninggal dunia sebanyak 11 orang. Selain itu, dilaporkan 16 orang warga masih dinyatakan hilang,” sebut Raditya dalam siaran pers yang diterima jurnalis, Senin 5 April 2021.

Bantuan Logistik

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menyatakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Kedeputian Bidang Logistik dan Peralatan mengirimkan bantuan warga terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur  (NTT).

Bantuan logistik yang dikirim BNPB berupa makanan siap saji sebanyak 1.002 paket, makanan tambahan gizi 1.002 paket, makanan lauk pauk 1.002 paket, selimut 3.000 lembar, sarung 2.000 lembar, alat tes cepat antigen 10.000 unit, masker kain 1.000 lembar dan masker medis 1.000 lembar.

“Bantuan tersebut dibawa bersama rombongan Kepala BNPB Letjen TNI Dr (H.C.) Doni Monardo yang bertolak ke Flores Timur pada Senin pagi, 5 April 2021 pagi. Kemudian beberapa sisanya dikirimkan secara bertahap pada hari yang sama menggunakan ekspedisi udara,” kata Raditya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *