Ketua DPRD Karo Curigai Ada Oknum ASN Tidak Netral di Pilbup Karo

oleh -85 Kali Dibaca
Konfrensi pers bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana, Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan dan Forkominda di Aula Kantor Bupati Karo. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS. COM – Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan mencurigai adanya oknum aparatur sipil negara (ASN) yang memihak pasangan calon Bupati/Wakil Bupati dalam Pemilih Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Sebelumnya, KPUD Karo menetapkan lima pasangan calon dalam Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Karo untuk periode 2020-2025 mendatang. Kelima pasangan calon tersebut; pasangan calon Jusua Ginting dan Saberina Tarigan yang didukung partai Nasdem, Hanura dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI),  Cuaca Bangun dan Agen Purba melalui jalur perseorangan, Iwan Sembiring Depari dan Budian Surbati yang diusung PDI-P, Yus Felesky Surbakti dan Paulus Sitepu yang diusung partai Golkar, Demokrat dan PAN,  dan pasangan calon Cory Sriwaty Sebayang dan Theopilus Ginting yang diusung Partai Gerindra dan Partai Persatuan Indonesia.

Iriani merupakan politisi PDI-Perjuangan mengungkapkan memiliki data adanya oknum ASN di lingkup Pemkab Karo dinilai tidak netral.

“Kalau  masih saja ada oknum ASN yang tidak menunjukan netralitasnya dalam menyongsong Pilkada ini, saya pasti ungkapkan kepada teman-teman pers. Saya punya data, bahwa ada oknum ASN Pemkab Karo yang tidak benar dalam menjalankan netralitasnya. Bahkan sudah ada setahun sejumlah ASN melakukan keberpihakannya kepada salah satu Paslon. Ini pasti saya ungkapkan kepada rekan-rekan pers. Datanya ada sama saya,” tegas Iriani.

Baca Berita:

Seluruh Puskesmas di Kabupaten Karo Kini Miliki Ambulans

Sekda Karo Kembali Ingatkan Netralitas ASN di Pilbup Karo

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan dalam konferensi pers bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Kamperas Terkelin Purba, Waka Polres Tanah Karo Kompol H Siagian, Danramil Berastagi Mayor Inf J. Barus dan Ketua Bawaslu Eva Juliani Br Pandia serta para asisten, di Aula Kantor Bupati Karo, Kamis 8 Oktober 2020.

Iriani memperingatkan ASN yang tidak netral di Pilbup Karo akan dikenakan sanksi yang berlaku.

“Berbeda dengan saya selaku Ketua DPRD Karo, saya menjadi ketua ditentukan oleh pertai saya PDI Perjuangan. Jadi sesuai dengan aturan yang ada, ketua dewan itu dibenarkan mendukung salah satu Paslon sesuai dengan amanah partai. Tidak sama dengan pejabat ASN atau bupati yang sedang menjabat tidak mencalonkan diri,”  katanya.

Bupati Karo Terkelin Brahmana menyatakan, dirinya telah menerbit Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur tentang netralitas ASN.

“Jadi aturan mengenai netralitas ASN semuanya sudah diatur dalam undang-undang maupun peraturan pemerintah, a begitu juga Perbup. Meski demikian, di kesempatan ini, saya kembali mengingatkan supaya seluruh ASN di jajaran Pemkab Karo wajib netral, tidak boleh mendukung salah satu Paslon,” katanya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *