Korban Longsor Desa Ngetos 12 Orang Meninggal Dunia

oleh -72 Kali Dibaca
Upaya pencarian korban di lokasi longsor Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. [Foto BPBD Nganjuk | Rienews]

RIENEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis korban tanah longsor di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, 12 orang tewas.

“Longsor mengakibatkan 12 warga meninggal dunia, dan 20 luka-luka. Mereka yang luka mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat. Hingga semalam (Selasa16 Februari 2021), tujuh warga masih dinyatakan hilang. Tim gabungan terus berupaya untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban yang diperkirakan tertimbun longsor,” kata Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam siaran persnya kepada wartawan, Rabu 17 Februari 2021.

Dampak longsor menyebabka sebanyak 101 warga Desa Ngetos masih mengungsi.

“Mereka mengungsi di halaman SD Negeri 3 Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur,” jelas Raditya.

Dikatakannya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk telah memberikan pelayanan kepada warga yang mengungsi pascalongsor.

Baca Juga:

Ini Pesan Gubsu Diperesmian Terminal Tipe B Modern Kabanjahe

Bupati Karo Terima Panitia Pentahbisan 15 Calon Pendeta GBKP 2021

“BPBD dengan unsur terkait lainnya mengoperasikan dapur umum dan pelayanan kesehatan. Di samping warga yang mengungsi, per Selasa (16 Februari 2021), pukul 20.19 WIB, BPBD setempat mencatat sebanyak 54 KK atau 186 warga terdampak,” imbuh Raditya.

Sebanyak lima alat berat dikerahkan tim gabungan dalam mencari korban di lokasi longsoran.

Bencana tanah longsor yang terjadi dipicu hujan intensitas sedang hingga tinggi pada Minggu malam, 14 Februari 2021, sekitar pukul 18.30 WIB.

Dilaporkan, rumah warga yang berada di bawah tebing kemiringan tertimbun longsoran hingga mengakibatkan delapan unit rumah warga rusak berat. (Red)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *