Pandemi Covid-19, Stok Beras Bulog Kabanjahe Cukup 3 Bulan Ke Depan

oleh -152 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang, Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, Wakil Ketua I Gugus Tugas Covid-19 Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara, Wakil Ketua II Gugus Tugas Covid-19 Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono mengecek persediaan beras di Bulog Kabanjahe. [Foto Ist | RIenews]

RIENEWS.COM – Kepala Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Bulog Kabanjahe, Muhammad Iqbal menegaskan, persediaan beras di Bulog Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, cukup hingga tiga bulan ke depan.

Hal ini disampaikan Iqbal saat menerima kunjungan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang, Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, Wakil Ketua I Gugus Tugas Covid-19 Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara, Wakil Ketua II Gugus Tugas Covid-19 Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, di Kansilog Bulog di Desa Sumbul, Kabanjahe, Rabu 15 April 2020.

Iqbal menjelaskan, Kansilog Perum Bulog Kabanjahe merupakan induk pendistribusian beras untuk wilayah Kabupaten Dairi, Pakpak Bharat dan Kabupaten Tanah Karo.

“Kami pihak Perum Bulog sebagai induk pendistribusian yang mencakup wilayah Dairi, Pakpak, dan Karo. Dalam situasi pandemi Covid-19, pasti  ada keresahan dan kekhawatiran masyarakat menyangkut kebutuhan pokok beras, apakah cukup, khusus untuk Kabupaten Tanah Karo. Untuk Kabupaten Karo stok beras aman dan cukup mulai bulan April 2020 hinggga tiga bulan ke depan,” ujar Iqbal.

Baca Berita: 

Gugus Tugas Covid-19 Semprot Disinfektan Kendaraan Masuk Karo

Sidak PT Tirta Sibayakindo, Bupati Karo Ingatkan Soal Pencegahan Virus Corona

Dia mengaku senang atas kedatangan Bupati Karo bersama unsur Forkopimda di tengah bencana non-alam, pandemi virus corona (Covid-19).

Iqbal menyebutkan, stok beras saat ini yang tersedia di Perum Bulog Kabanjahe berkisar 3.400 ton, belum termasuk beras yang telah disalurkan dan padi yang belum dipanen.

Dikatakannya, pendistribusian beras di ketiga kabupaten yang dibawahi Kansilog Bulog Kabanjahe mencapai 70 ton per bulan untuk Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat, sedangkan Kabupaten Karo per bulanya mencapai 100 ton.

Iqbal menjamin stok beras untuk Kabupaten Karo aman dan tersedia hingga tiga bulan ke depan sebanyak 800 ton.

Dia pun menyarankan kepada masyarakat yang kesulitan mendapatkan beras, dapat membeli langsung ke Bulog Kabanjahe.

“Masyarakat Karo dapat membeli beras ke pengecer, grosir, atau datang ke Perum Bulog jika kesulitan membelinya. Kita akan layani,” imbuh Iqbal.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengungkapkan kedatangannya ke Konsilog Bulog Kabanjahe untuk mengecek ketersediaan beras.

“Untuk memastikan bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat berupa beras tetap tersedia meski dalam situasi wabah virus corona (Covid-19),” ujarnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *