Pesanggrahan Bung Karno Akan Dipugar Menjadi Museum

oleh -251 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Ketua DPRD Sumatera Utara Baskami Ginting. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Ketua DPRD Sumatera Utara Baskami Ginting mengungkapkan, anggaran pemugaran Pesanggrahan Rumah Bung Karo di Desa Lau Gumba, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Tanah Karo, masuk dalam APBD Provinsi Sumatera Utara 2021.

Hal ini disampaikan Baskami dalam pertemuan dengan Bupati Karo Terkelin Brahmana, Rabu 18 Maret 2020, di Kantor Bupati Karo.

Baskami menegaskan, bangunan Pesanggrahan, biasa juga disebut rumah pengasingan Bung Karno telah masuk dalam APBD Provinsi Sumatera Utara 2021.

“Anggaran APBD Provsu  di tahun 2021 sudah clear, dana keperluan pemugaran persanggrahan Bung Karno di Berastagi. Akan ditata dan didesain menjadi bangunan museum, dana sekitar Rp10 miliar,  sudah kita sepakati bersama Provsu untuk pemugaran Persanggrahan Bung Karno tersebut,” kata Baskami.

Baca Berita: 

Terkelin Sebut Pentingnya Data Akurat di Perencanaan Pembangunan 2021

RSUD Kabanjahe Bantah Rawat Pasien Virus Corona

Dalam pertemuan itu, Ketua DPRD Sumatera Utara dan Bupati Karo turut membahas sejumlah program pembangunan di Kabupaten Karo, di antaranya Jalan Layang Medan-Berastagi, Jalan Sejajar Berastagi-Tuntungan, Jalan Serdang-Rumah Liang, Jalan Rawasering, dan program pengadaan penerangan lampu jalan nasional.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengucapkan atas kehadiran Ketua DPRD Sumatera Utara Baskami Ginting.

“Sosok Baskami Ginting sebelum jadi Ketua DPRD Sumut, dia dikenal banyak kalangan. Memiliki jiwa humanis, bersahabat, dan terutama  peduli akan membangun Bumi Turang Karo Simalem,” kata Terkelin.

Terkelin meminta dukungan Ketua DPRD Sumatera Utara dalam mendukung anggaran pembangunan untuk Kabupaten Karo.

“Mohon dukungan dan pengawalan dari Ketua DPRD Sumut. Sebab pengaruh ketua sangat kuat, di mana butuh lobi-lobi politik selain lobi anggaran nantinya. Semisal pengadaan lampu penerangan, dalam waktu segera Kepala Bappeda akan mendata di jalan provinsi mana saja yang mencakup wilayah Karo, butuh pemasangan lampu jalan,” kata Terkelin.

Menyoal pemugaran Pesanggrahan Bung Karno, Terkelin menyatakan mendukung. Menurutnya pemugaran bangunan bersejarah itu bagian dari membangun perdaban sejarah.

“Adanya pemugaran, ini juga bagian dari membangun peradaban sejarah untuk dapat dikenang masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat Karo,” pungkas Terkelin. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *