PT Zego Akan Bangun Pabrik Minyak Herbal di Karo

oleh -293 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana menerima audiensi perwakilan PT Zego, Sutrisno, Lukas Kacaribu, Ridwan Tarigan di ruang Command Center Dinas Kominfo Karo, Kamis 28 November 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Kabupaten Karo dilirik investor untuk membangun perusahaan penghasil minyak herbal seperti Care U2, Bahing dan Mor. Minyak tersebut diklaim dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Hal ini diungkapkan perwakilan PT Zeo Epi Ginosko (PT Zego), Sutrisno, Lukas Kacaribu, Ridwan Tarigan saat bertemu dengan Bupati Karo Terkelin Brahmana, Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kepala Dinas  Pertanian Karo Metehsa Purba, Kepala Dinas Perindag Edison Karokaro, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Karo Jonson Tarigan, Kamis 28 November 2019, di ruang Command Center Kominfo Karo.

Sutrisno mengungkapkan bahwa PT Zego, produsen obat herbal seperti minyak Care-U2, minyak Bahing dan minyak Mor. Ketiga minyak herbal itu saat ini diproduksi di Kota Bandung, Jawa Barat.

Dijelaskannya, bahan-bahan untuk memproduksi minyak tersebut juga terdapat di Kabupaten Karo.

“Ini membuat mata kami terbelalak, (sebab) bahan yang dibutuhkan sebanyak 42 jenis sayur dan buah gampang didapat di Tanah Karo,” tutur Sutrisno.

Baca Berita:

Korwil KPK Supervisi Pimpinan OPD Pemkab Karo

Guruh Soekarno Putra-Terkelin Nonton Pemutaran Perdana Film Sang Prawira

Mudahnya mendapatkan bahan baku memproduksi ketiga jenis minyak herbal itu, sebut Sutrisno, mendorong PT Zego memproduksinya di Kabupaten Karo.

Dalam pertemuan itu, Sutrisno mengungkapkan, PT Zego  sudah menyiapkan lahan dan bangunan di Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo,Sumatera Utara. Di sana akan dijadikan sentra produksi minyak Care- U2, Bahing, dan minyak Mor.

Dia menegaskan, dengan berdirinya perusahaan tersebut, Kabupaten Karo akan menjadi wilayah kedua daerah produksi minyak herbal.

“Selain Kota Bandung sebagai penghasil produksi pertama,  Kabupaten Karo kedepan akan dijadikan sentra produksi yang kedua,” katanya.

Dikatakannya, realisasi pembangunan perusahaan penghasil minyak herbal akan dilaksanakan pada Februari 2020. Untuk itu, Sutrisno meminta Pemerintah Kabupaten Karo memberikan dukungan dan izin pengelolaan, dan membantu pemasaran dan promosi.

Bupati Karo Terkelin Brahmana menyambut baik rencana  PT Zego memproduksi minyak herbal yang dihasilkan dari proses pengolahan sayur dan buah-buahan.

“Ini patut kita apresiasi. Kami akan dukung penuh, silakan masukkan persyaratanya. OPD  saya akan bantu, tidak akan dipersulit. Sebab sudah sering saya katakan bagi siapapun yang hendak  menanamkan investasi ke Karo, jangan dipersulit. Apabila ketahuan (mempersulit) kita akan berikan sanksi tegas,”
kata Terkelin.

Di pertemuan itu, Terkelin menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Karo dan instansi terkain segera membuat planning membantu pemasaran dan promosi produk PT Zego. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *