Sidak PT Tirta Sibayakindo, Bupati Karo Ingatkan Soal Pencegahan Virus Corona

oleh -809 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana saat bertemu dengan manajemen PT Tirta Sibayakindo dalam pencegahan penularan virus corona (Covid-19), Rabu 15 April 2020. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo Terkelin Brahmana mengingatkan PT Tirta Sibayakindo soal pencegahan dan penularan virus corona (Covid-19).

Hal ini disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke PT Tirta Sibayakindo, Rabu 15 April 2020, di Desa Daulu, Kecamatan Berastagi.

Sidak dilakukan Bupati Karo bersama Wakil Ketua I Gugus Tugas  Letkol Inf Taufik Rizal Batubara, Wakil Ketua II Gugus Tugas AKBP Yustinus Setyo Indriono, Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, anggota DPRD Karo Karo Pujiati Ginting dan Camat Berastagi Mirton Ketaren.

Dalam sidaknya, Terkelin Brahmana mengingatkan perusahaan untuk mengikuti protokol pemerintah dalam pencegahan Covid-19. Hal ini, kata Terkelin, demi keselamatan karyawan dan warga di sekitar perusahaan. Untuk itu, Bupati Karo meminta perusahaan untuk mencari solusi terbaik dalam pencegahan Covid-19 saat operasional perusahaan berlangsung.

“Demi keselamatan karyawan dan warga sekitar Daulu. Jangan setelah ada korban, kami tim Gugus disalahkan dengan tidak peduli. Ini harus kita jaga, paling utama keselamatan,” tegasnya.

Baca Berita: 

Program TMMD Kodim Tanah Karo Berakhir

Gugus Tugas Covid-19 Karo Gelar Rapat Program Penanganan Virus Corona

Wakil Ketua I Gugus Tugas, Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal meminta perusahaan mengikuti anjuran pemerintah.

“Jka perlu merumahkan karyawan ya dirumahkan. Alternatif lain berikan tempat fasilitas tinggal di Daulu,” katanya.

Sementara itu Wakil Ketua II Gugus Tugas Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono meminta perusahaan menjadikan hal ini atensi, sebab Kabupaten Karo saat ini belum kategori zona merah penyebaran virus corona.

Sementara itu pihak perusahaan yang diwakili Esron Siringoringo menjelaskan, bahwa karyawan yang bekerja di PT Tirta Sibayakindo, 75 persen berasal dari Kabupaten Karo, dan 25 persen dari Kota Medan. Untuk karyawan dari Kota Medan, Esron menyebutkan, perusahaan menyediakan bus antar-jemput khusus untuk karyawan tersebut.

Di samping itu, Esron menerangkan, dalam Surat Edaran  Menteri Perdagangan bahwa PT Tirta Sibayakindo harus beroperasi, mengingat perusahaan (memproduksi) minuman mineral kemasan sebagai kebutuhan makanan dan minuman.

Esron menyatakan, perusahaan dalam operasionalnya tetap menjalankan protokol pencegahan Covid-19, meliputi pemeriksaan suhu badan para karyawan, sopir, kernet, dan tamu.

“Jika ada terindikasi (tamu) tidak dibenarkan masuk. Bagi karyawan tidak dibenarkan bekerja, disuruh berobat,” pungkasnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *