Viral Aksi Dua Transpuan di Kota Binjai Bikin ‘Gaduh’ di Medsos

oleh -115 Kali Dibaca
Aksi dua transpuan menjadi viral di media sosial. [Foto Tangkapan Layar]

RIENEWS.COM – Unggahan video dua transpuan berpakaian seksi yang  berjoget dan bernyanyi, viral di media sosial.

Ada dua video yang diunggah akun Facebook Seputar Binjai II, masing-masing berdurasi 2.30 menit dan 2.06 menit. Dalam video unggahan pertama (2.30 menit) dijelaskan aksi kedua transpuan berlangsung saat grand opening Binjai Milenial Market, Kota Binjai, Sumatera Utara, pada Sabtu malam, 13 November 2021.

Pembukaan tempat nongkrong dan makan kekinian yang bernama Binjai Milenial Market di Lapangan Asrama Kebun Lada 121, Kelurahan Pahlawan Kecamatan Binjai Utara, menuai pro dan kontra, Sabtu 13 November 2021. Sejatinya keberadaan tempat kuliner yang dilengkapi dengan wahana permainan anak-anak ini dapat mengundang wisatawan lokal maupun asing ke Kota Binjai.

Berikut penjelasan Penyelenggara Binjai Milenial Market, Jimmy Vincent, Minggu sore 14 November 2021,” tulis akun Seputar Binjai II.

Dilihat pada Selasa 16 November 2021, video yang tersebar di media sosial, sejumlah warga mengabadikan aksi kedua transpuan tersebut.

Ironinya, warga yang berkerumun menyaksikan penampilan itu, tampak mengabaikan protokol kesehatan (prokes) di masa pandemi Covid-19.

Aksi kedua transpuan menuai protes dari pengguna media sosial.

“Menghalalkan segala cara. Mempertontonkan sebuah kemunduran budaya dihadapan warga yang katanya berbudaya?,” tulis akun Ghazali dalam kolom komentar.

Protes juga datang dari Ketua DPRD Kota Binjai, Noor Sri Syah Alam Putra yang disampaikannya melalui akun media sosial.

“Saya, atas nama lembaga DPRD Kota Binjai, meminta kepada pihak Pemko Binjai, agar mengevaluasi izin dari Binjai Milenial Market, dan kalau perlu dicabut, yang pada grand opening Sabtu 13 November 2021, telah meresahkan masyarakat Kota Binjai, dengan menampilkan hiburan yang tidak sesuai lagi dengan norma-norma agama, adat dan budaya masyarakat Kota Binjai khususnya. Dan juga telah melanggar protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 disaat ini yang telah diterapkan oleh pemerintah. Dan juga sudah tidak sejalan lagi dengan visi misi Wali Kota Binjai Religius dan Berbudaya,” tulisnya.  (Rep-09 | Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *