Warga Palas dan Kota Padang Sidempuan Panik Diguncang Gempa

oleh -297 Kali Dibaca
Titik episenter gempa 5,6 magnitudo di Kabupaten Padang Lawas (Palas) Provinsi Sumatera Utara, terjadi Kamis 30 April 2020, pukul 15.20 WIB. [Foto Screenshot inatews.bmkg.go.id | Rienews]

RIENEWS.COM –  Masyarakat di Kabupaten Padang Lawas (Palas) dan Kota Padang Sidempuan, Provinsi Sumatera Utara, panik dengan guncangan gempabumi yang terjadi Kamis 30 April 2020, sekitar pukul 15.20 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi  gempabumi di Kabupaten Padang Lawas (Palas), dengan kekuatan gempa mencapai 5,6 magnitudo.

Guncangan gempa dirasakan kuat oleh masyarakat di Kabupaten Padang Lawas dan Kota Padang Sidempuan.

“Warga sempat panik saat terjadi goncangan. Sedangkan di (Kabupaten) Mandailing Natal, warga merasakan getaran sedang. Pegawai BPBD Kabupaten Mandailing Natal sempat mengevakuasi diri keluar dari gedung. BPBD di dua tempat tadi memantau kondisi lapangan pascagempa,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo dalam siaran persnya, Kamis sore.

Baca Berita: 

Lawan Virus Corona, Pemkab Karo Distribusikan Masker dan Brosur

Bupati Karo dan Ketua DPRD Karo Tinjau Rutan Kelas IIB Kabanjahe

Terekam gempa yang mengguncang Kabupaten Padang Lawas dan daerah sekitarnya terjadi pada kedalaman 10 kilometer, dengan koordinat 24 kilometer barat laut Padang Lawas, 33 kilometer barat laut Kabupaten Mandailing Natal, 36 kilometer tenggara Kota Padang Sidempuan.

Selang dua menit setelah terjadinya gempa yang mengguncang Kabupaten Palas dan daerah sekitarnya, wilayah Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, diguncang gempa dengan kekuatan 5,0 magnitudo, berlangsung sekitar pukul 15.22 WIB.

Gempa Sukabumi berada di kedalaman 24 kilometer, dengan titik episenter gempa berada 48 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi, 58 kilometer barat daya Kota Sukabumi,  Provinsi Jawa Barat, dan 71 kilometer tenggara Bayah, Provinsi Banten.

“Masyarakat di Kabupaten Sukabumi merasakan getaran berkekuatan sedang selama 1 hingga 2 detik. BMKG merilis bahwa kedua gempa tersebut tidak berpotensi tsunami,” pungkas Agus.  (Rep-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *