RIENEWS.COM – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan program mudik bersama bukan sekadar fasilitas pulang kampung, melainkan bentuk kepedulian perusahaan kepada mitra usahanya agar dapat tumbuh dan maju bersama.
Hal itu disampaikan Yassierli saat melepas 649 pemudik yang merupakan mitra, pelaku usaha Warung Makan Indomie (Warmindo) beserta keluarganya di Islamic Center, Bekasi, Rabu, 18 Maret 2026. Para pemudik diberangkatkan menggunakan 11 armada bus menuju sejumlah kota di Pulau Jawa.
“Program mudik bersama ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada para mitra usahanya, agar bisa terus tumbuh, maju bersama, dan merasakan manfaatnya bersama,” kata Menteri Yassierli.
Ia mengatakan, kehadiran Kementerian Ketenagakerjaan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan yang dinilai memberi dukungan nyata kepada mitra usahanya. Menteri Yassierli menilai program tahunan yang dijalankan PT Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk itu layak menjadi contoh bagi perusahaan lain di Indonesia.
“Yang ingin kita bangun adalah kepedulian, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan dalam berusaha. Nilai-nilai itu sudah menjadi bagian dari DNA bangsa Indonesia. Karena itu, program mudik bersama seperti ini layak dicontoh oleh perusahaan-perusahaan lain di Indonesia,” ujarnya.
Yassierli menambahkan, hubungan industrial yang sehat tidak hanya ditopang oleh kerja sama dalam proses produksi, tetapi juga oleh pembagian manfaat usaha yang dirasakan bersama. Karena itu, pekerja, pengusaha, dan mitra usaha perlu ditempatkan sebagai mitra yang saling menguatkan.
“Hasil usaha yang diterima perusahaan harus dinikmati bersama. Inilah esensi dari kemakmuran bersama yang kita tuju. Mitra itu sukses kalau suksesnya bersama. Mitra itu makmur kalau makmurnya juga bersama,” katanya.






