Bang Ijeck: Soliditas Hindu Tamil di Sumut Luar Biasa

oleh -1.189 Kali Dibaca
cawagubsu Musa Rajekshah bersama umat Hindu Tamil, menghadiri peringatan Hari Kemenangan Dewa Murugan,juga perayaan Pangguni Uthiram. [Foto Rel|Rienews.com]

 

cawagubsu Musa Rajekshah bersama umat Hindu Tamil, menghadiri peringatan Hari Kemenangan Dewa Murugan,juga perayaan Pangguni Uthiram. [Foto Rel|Rienews.com]
RIENEWS.COMCalon Wakil Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Musa Rajekshah menghadiri Hari Kemenangan Dewa Murugan dan juga perayaan  Pangguni Uthiram, umat Hindu Tamil.

Acara dilangsungkan di kuil yang berumur 1 abad, Kuil Shri Thendayutha Bani, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat malam,30 Maret 2018.

Dalam prosesi keagamaan umat Hindu dari etnis Tamil itu, tampak hadir Ketua Kuil Shri Thendayudhabani, Rajendra, Wakil Ketua Parisada Hindu Dharma Sumut, M. Manugren, dan Ketua Parisada Hindu Dharma Deli Serdang, Siwa Murti.

Musa Rajekshah yang akrab disapa Bang Ijeck, tampak beberapa kali turut dalam acara adat dan budaya yang ditampilkan.

KLIK: Parpol Baru, Garuda Siap Menangkan Edy-Musa di Pilgubsu 

Dalam kegiatan itu disajikan tarian klasik India, dikenal dengan nama Bardanatiam. Tarian itu biasa ditampilkan dalam perayaan-perayaan khusus.

“Soliditas kawan-kawan Hindu Tamil di Sumut ini luar biasa. Setiap acara pasti kompak dan meriah. Saya bersyukur bisa diundang dan hadir di acara ini,” ujar  Ijeck.

Menurutnya, bertahun-tahun keberagaman hidup dan tumbuh di Ibukota Kabupaten Deli Serdang, memberi warna khas yang tak dimiliki oleh wilayah lain yang ada di Tanah Air.

“Kita tak perlu jauh ke India, di Deli Serdang di Kuil Shri Thendayutha Bani ini ada keberagaman budaya. Kuliner khas negeri Bollywood juga banyak di sini. Saya dan Pak Edy Rahmayadi menegaskan kekayaan budaya ini harus terus dipertahankan,” tegas Ijeck.

Dia juga menyinggung keberadaan Kuil Shri Tendhayutha Bani yang telah berusia lebih dari 1 abad. “Ini menjadi bukti jejak Tamil telah mengakar kuat di sini,” imbuhnya.

Sejatinya, Panguni Uthiram adalah perayaan ulang tahun Dewa Murugan, Dewa Kejayaan, Panglima para dewa kepercayaan Hindu Tamil.

Panguni dilangsungkan pada bulan Panguni, sekitar Maret atau April, dalam penanggalan Masehi. Sedangkan Uthiram bermakna Purnama Puncak.

Pelaksanaan prosesi itu adalah wujud syukur atas segala berkah sekaligus momentum untuk melengkapi mereka yang ingin membayar nazar. (Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *