Banjir Bandang NTT, Data Terbaru BNPB: 174 Orang Meniggal Dunia, 48 Orang Hilang

oleh -70 Kali Dibaca
Kepala BNPB Doni Monardo meninjau lokasi daerah dilanda banjir bandang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 6 April 2021. [Foto BNPB | Rienews]

RIENEWS.COM –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbaharui data korban meninggal dunia dan hilang dalam bencana banjir bandang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terjadi Minggu, 4 April 2021.

“Data terbaru, sebanyak 174 orang meninggal dunia di NTT dan 48 orang masih hilang. Di Nusa Tenggara Barat (NTB) jumlah korban jiwa masih tetap sebanyak 2 orang,” kata Kepala BNPB Doni Monardo.

Baca: Korban Banjir Bandang di NTT 128 Orang Meninggal Dunia, 72 Orang Hilang

Untuk Provinsi NTT, korban meninggal dunia dan hilang di Kota Kupang 6 orang, Kabupaten Flores Timur 71 orang meninggal dunia dan 5 orang hilang, Kabupaten Malaka 6 orang meninggal dunia.

Kabupaten Lembata 46 orang meninggal dan 22 orang hilang, di Kabupaten Alor 28 orang meninggal dunia dan 13 hilang. Di Kabupaten Sabu Rajua 3 orang meninggal dunia dan 5 orang hilang.

Baca Juga:

Gempa Malang, 8 Korban Meninggal Dunia, 15 Kabupaten/Kota Terdampak

Gempa Malang, Data Terbaru BNPB: 7 Orang Meninggal Dunia, 331 Rumah Rusak

Kabupaten Kupang 12 orang meniggal dunia dan 3 orang hilang. Kabupaten Ende dan Sikka masing-masing 1 orang meninggal dunia.

Terkait masih banyaknya korban hilang yang tersebar di berbagai lokasi, BNPB bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Mabes Polri dan SAR dog dari beberapa provinsi akan terus melakukan pencarian untuk mengevakuasi korban bencana NTT secara optimal hingga adanya kesepakatan dengan keluarga korban.

“Kita tetap akan berupaya optimal dalam pencarian korban sampai nanti ada kesepakatan dengan pihak keluarga korban yang belum ditemukan,” sebut Doni dalam konferensi pers secara virtual dari Posko Kantor Gubernur, Kupang, NTT, Sabtu 10 April 2021. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *