• Kamis, 2 Desember 2021

Update Gempa Nias Barat, Gempa Susulan Warga Cari Tempat Aman

- Jumat, 14 Mei 2021 | 19:57 WIB

RIENEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya kembali gempa bumi susulan (aftershock) berkekuatan di Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, Jumat 14 Mei 2021.

Berdasarkan informasi yang dirilis BMKG, dua gempa susulan terjadi pada pukul 14:16:04 WIB dengan kekuatan M5,2. Lokasi episenter gempa M5,2 berada di 129 kilometer Kabupaten Nias Barat, pada kedalaman hiposenter (di laut) 10 kilometer.

Dalam hitungan detik, gempa susulan kedua terjadi, sekitar pukul 16:16:30 WIB dengan kekuatan M5,3. BMKG merilis gempa Nias Barat dengan kekuatan M5,3 tersebut lokasi episenter berada 156 kilometer Kabupaten Nias Barat, pada kedalaman (di laut) 10 kilometer.

BMKG melakukan pemuktahiran kekuatan gempa bumi Nias Barat yang terjadi Jumat 14 Mei 2021, sekitar pukul 13.33 WIB, dari M7,2 menjadi M6,7 di lepas pantai sebelah barat Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara.

Baca Juga:

Gempa Bumi M7,2 Guncang Nias Barat

Jelang Lebaran, Bupati dan Wabup Karo Sidak Pospam Ketupat Toba di Doulu

BMKG menjelaskan, jenis dan mekanisme gempa Nias Barat tersebut merupakan gempa bumi dangkal yang berada di zona outer-rise, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya.

Hasil analisis BMKG menunjukan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme sesar turun (normal fault). Hingga Jumat 14 Mei 2021, pukul 14.30 WIB, monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan sebanyak 3 Kali.

Warga Panik dan Sempat Mengungsi

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, mengungkapkan, Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB menerima laporan dari BPBD daerah bahwa masyarakat di beberapa daerah merasakan guncangan gempa tersebut. Guncangan gempa Nias Barat M6,7 dirasakan warga Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara, dan Kota Sibolga di Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Simeulue dan Kabupaten Aceh Singkil di Provinsi Aceh, serta Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Padang Pariaman di Provinsi Sumatera Barat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat, mencatat guncangan 2-3 detik yang dirasakan warga Desa Tuapaja, Kecamatan Sipora Utara. Sedangkan di Desa Simalegi, Kecamatan Siberut Barat, warga merasakan guncangan gempa selama 4 -  5 detik.

“Masyarakat di Desa Simalegi bahkan sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman. Namun demikian, warga desa ini sudah kembali ke rumah masing-masing. BPBD setempat mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi gempa susulan,”  kata Raditya, dalam siaran persnya.

BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai menginformasikan sejauh ini tidak ada informasi kerusakan akibat gempa.

BPBD Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, melaporkan warganya merasakan guncangan kuat saat gempa terjadi.

“Warga panik hingga keluar rumah untuk mengamankan diri. Warga merasakan guncangan kuat selama 4- 5 detik,” katanya.

Menurut Raditya, seluruh BPBD setempat telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan lintas instansi terkait.

“Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun jatuhnya korban jiwa,” ujarnya.

Berdasarkan analisis peta guncangan yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, BMKG merilis guncangan yang dirasakan dengan tingkat berbeda di beberapa wilayah.

Guncangan gempa bumi Nias Barat dirasakan dalam skala MMI III-IV Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, Nias Barat, Nias Selatan. Guncangan dirasakan hingga Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh dalam skala MMI III,  Kabupaten Aceh Tengah skala dan Kabupaten Padang Lawas Utara (Sumatera Utara) merasakan guncangan gempa bumi Nias Barat dalam skala II MMI.

Dilihat dari analisis InaRISK, wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai termasuk wilayah dengan potensi bahaya gempa bumi kelas sedang hingga tinggi. Sebanyak 10 kecamatan berada pada potensi bahaya tersebut, dengan luas bahaya mencapai 598.000 hektar. (Red)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Ini Data Kerusakan Akibat Banjir Bandang di Kudus

Rabu, 1 Desember 2021 | 06:55 WIB

Banjir dan Longsor Landa Dua Kecamatan Asahan

Selasa, 30 November 2021 | 10:55 WIB

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Landa Padarincang Serang

Senin, 29 November 2021 | 14:20 WIB

Sudah Satu Pekan Kota Tanjungbalai Dilanda Banjir

Sabtu, 27 November 2021 | 11:40 WIB

Sei Wampu Meluap, 258 Rumah Terendam Banjir di Langkat

Minggu, 14 November 2021 | 00:16 WIB
X