• Minggu, 28 November 2021

Kebakaran 7 Hektar Lahan di Ogan Hilir Berhasil Dipadamkan

- Jumat, 30 Juli 2021 | 13:58 WIB

RIENEWS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas 7 hektar di  Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, berhasil dipadamkan satuan tugas (Satgas) gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri dan masyarakat.

Lokasi area terbakar meluas di tiga desa yang tersebar di Desa Salatiga, Kecamatan Indralaya, Desa Lubuk Keliat di Kecamatan Lubuk Keliat dan Desa Sungai Rambutan di Kecamatan Indrala Utara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir melaporkan area Karhutla di Kecamatan Indralaya Utara lebih luas dibandingkan di Kecamatan Lubuk Keliat dan Kecamatan Indralaya. Titik api terpantau setelah mendapatkan laporan Satgas Udara.

Hingga Jumat 30 Juli 2021, BPBD Ogan Ilir melaporkan bahwa titik api semuanya berhasil dipadamkan. Upaya pemadaman ini juga menggunakan jet shutter, spray nozzle dan helikopter yang didukung oleh BNPB.

Baca Juga:

Erupsi Gunung Ili Lewotolok Sebabkan Kebakaran Hutan dan Lahan

Gubsu Edy Rahmayadi Apresiasi Pembibitan Kentang di Karo

Para petugas memanfaatkan sumber air dari kanal untuk pemadaman karhutla. Satgas segera melakukan pendinginan atau mopping up setelah pemadaman pada area terbakar.

Kendala yang dihadapi di lapangan yaitu lokasi yang sulit dijangkau karena terdapat rawa-rawa yang harus diseberangi.

“Pagi ini, satgas gabungan juga melakukan pengecekan lapangan dan pembasahan di sekitar titik api guna meminimalkan munculnya api dari lahan yang sudah padam,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan atas penyebab terjadinya kebakaran di tiga titik tersebut.

Dukungan Helikopter Karhutla

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupaya melakukan percepatan penanganan Karhutla dengan mengerahkan 6 helikopter guna penanganan Karhutla di wilayah Sumatera.

Helikopter tersebut dimanfaatkan untuk patroli udara dan pengeboman air atau water-bombing, seperti yang telah dilakukan untuk pemadaman api di beberapa titik di wilayah Sumatera Selatan.

Sejumlah helikopter sudah dikerahkan untuk membantu pemadaman karhutla di wilayah Sumatera, antara lain 3 unit helicopter Mi-8AMT dengan kapasitas water-bombing 4.000 liter, 1 unit helikopter Kamov KA-32A11BC kapasitas 5.000 liter dan 2 unit Sikorsky S61-N kapasitas 4.000 liter.

BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD terkait upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi karhutla di beberapa provinsi, seperti Sumatera Selatan, Jambi, Riau dan beberapa provinsi lain di Kalimantan. BNPB selalu menekankan untuk langkah-langkah pencegahan dini sebelum titik api meluas, khususnya di lahan-lahan gambut. (Rep-02)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Sudah Satu Pekan Kota Tanjungbalai Dilanda Banjir

Sabtu, 27 November 2021 | 11:40 WIB

Sei Wampu Meluap, 258 Rumah Terendam Banjir di Langkat

Minggu, 14 November 2021 | 00:16 WIB

Hujan Lebat 13 Desa di Ketapang Dilanda Banjir

Senin, 1 November 2021 | 20:33 WIB

Kepala BNPB Tekankan Antisipasi Dampak La Nina

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 23:06 WIB

Banjir 2,5 Meter di Sekadau Telan Satu Korban Jiwa

Kamis, 28 Oktober 2021 | 22:40 WIB
X