• Kamis, 2 Desember 2021

Angin Kencang di Kota Cimahi Merusak 41 Bangunan dan 152 Warga Terdampak

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 21:54 WIB

RIENEWS.COM – Angin kencang yang terjadi di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, menyebabkan puluhan bangunan rusak dan ratusan warga terdampak.

Peristiwa angin kencang terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi di beberapa kecamatan di Kota Cimahi, Senin 2 Agustus 2021, pukul 14.30 WIB.

Laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB hingga Selasa 3 Agustus 2021, pukul 18.00 WIB, mendata sebanyak 41 kepala keluarga atau 152 jiwa terdampak kejadian tersebut.  Sebanyak 6 jiwa di antaranya masih mengungsi di rumah kerabat.

Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan, berdasarkan laporan BPBD Kota Cimahi terdapat penambahan data kerusakan bangunan akibat kejadian tersebut.

Baca Juga:

Warga Desa Kutambelin Bergembira Bupati Karo Resmikan SMP Negeri 2 Laubaleng

Beda Reaksi Warga Mukomuko dan Mentawai Rasakan Guncangan Gempa 6,0 Magnitudo

“Tercatat sebanyak 6 unit rumah rusak sedang dan 32 unit rumah lainnya rusak ringan. Tiga unit tempat usaha, 1 fasilitas umum, dan 1 kendaraan roda empat dilaporkan terdampak akibat kejadian tersebut,” kata Muhari, Selasa malam, 3 Agustus 2021.

Angin kencang dan hujan juga ikut menumbangkan sebanyak 9 pohon. BPBD bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup, Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, dan warga setempat telah mengevakuasi pohon tumbang tersebut yang sempat menutup akses jalan kendaraan.

BPBD Kota Cimahi berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya terus melakukan kaji cepat dan pendataan dampak dari kejadian tersebut. Pihaknya juga melaporkan cuaca di lapangan saat ini cerah berawan.

Beberapa wilayah yang terdampak angin kencang adalah Kelurahan Cibabat, Kelurahan Cipageran, dan Kelurahan Citeureup yang berada di Kecamatan Cimahi Utara. Sementara di Kecamatan Cimahi Tengah, wilayah yang terdampak adalah Kelurahan Karangmekar, Kelurahan Setiamanah, dan Kelurahan Cimahi.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi telah memberikan bantuan awal kepada warga terdampak angin kencang berupa tenda gulung, mie instan, dan air mineral.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca Provinsi Jawa Barat yang berpotensi hujan disertai kilat dan angin kencang. Potensi tersebut juga dapat terjadi di beberapa wilayah lainnya seperti Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat mulai Senin 2 Agustus 2021 hingga Rabu 4 Agustus 2021.

BNPB selalu mengimbau kepada pemerintah daerah khususnya BPBD terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, khususnya bahaya angin kencang dan angin puting beliung. Fenomena ini dapat terjadi atau menyertai saat hujan berlangsung. (Rep-02)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Ini Data Kerusakan Akibat Banjir Bandang di Kudus

Rabu, 1 Desember 2021 | 06:55 WIB

Banjir dan Longsor Landa Dua Kecamatan Asahan

Selasa, 30 November 2021 | 10:55 WIB

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Landa Padarincang Serang

Senin, 29 November 2021 | 14:20 WIB

Sudah Satu Pekan Kota Tanjungbalai Dilanda Banjir

Sabtu, 27 November 2021 | 11:40 WIB

Sei Wampu Meluap, 258 Rumah Terendam Banjir di Langkat

Minggu, 14 November 2021 | 00:16 WIB
X