• Minggu, 28 November 2021

Tiga Penumpang Xenia Meninggal Tertimpa Longsor di Jalur Tirtanadi Sibolangit

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:55 WIB

RIENEWS.COM – Longsor kembali terjadi di jalur kawasan Tirtanadi Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Jalur ini merupakan jalan utama menuju kota wisata Berastagi di Kabupaten Karo, dari arah Kota Medan.

Satu unit mobil tipe minibus, Daihatsu Xenia pada Sabtu malam, 23 Oktober 2021, tertimpa longsor saat melintas di Jalan Jamin Ginting Km 36, tepatnya di Desa Lau Kaban, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Kawasan ini populer dikenal sebagai kawasan (PDAM) Tirtanadi Sibolangit.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar mengungkapkan, peristiwa longsor terjadi pada Sabtu malam pukul 19.30 WIB. Dalam peristiwa itu, satu unit mobil Xenia bernomor polisi B 2236 KFB, ditumpangi lima orang, tertimpa material longsor. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan dua korban lainnya dievakuasi ke rumah sakit.

Baca Juga:

Banjir Bandang Landa Tolitoli, Korban dan Kerugian Masih Didata

Danlantamal I Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono Tinjau Vaksinasi di Karo

"Di mobil itu ada lima orang penumpang. Tiga orang meninggal dunia dan dua orang selamat,” kata AKBP Sonny Siregar, Minggu 24 Oktober 2021.

Sonny menjelaskan, kendaraan yang ditumpangi para korban tertimpa material longsor berupa batu berukuran besar.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban meninggal dunia di antaranya ibu dan anak, Layani br Bangun (58 tahun) dan Novita Sari br Sembiring Meliala (29 tahun), warga Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat. Satu korban meninggal dunia lainnya, Armando Sebayang (31 tahun) warga Jalan Parang IV, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Berita Terkait: Hati-Hati Ada Longsor di Kawasan Tirtanadi Sibolangit

Sementara korban selamat, Gusrini Hagaina br Ginting (23 tahun) warga Jalan Sedap Malam 1, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, saat ini dirawat di RS Efarina Etaham Berastagi, dan Ferdinan Tarigan (32 tahun) warga Jalan Pales 7A, Simpang Selayang, Kota Medan, menjalani perawatan di RSUP H Adam Malik Medan.

Catatan Rienews, pada 21 November 2017 dan pada 16 November 2018, longsor terjadi di kawasan Tirtanadi Sibolangit. Dua kejadian longsor tersebut, tidak ada korban jiwa. Sedangkan pemicu kedua kejadian longsor itu, intensitas hujan yang melanda kawasan tersebut.

Jalan menuju Kota Berastagi bertopografi berbukit, di sisi jalan curam dan tebing.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan, longsor pada Sabtu malam, 23 Oktober 2021, di kawasan Sibolangit selain faktor hujan dengan insentitas tinggi, juga kondisi tanah stabil.

“Peristiwa ini bermula dari hujan dengan intensitas tinggi serta kondisi tanah labil sehingga longsor tidak dapat dihindari,” kata Muhari dalam siaran persnya, Minggu 24 Oktober 2021.

Muhari mengatakan, melihat pantauan dari inaRISK, Kecamatan Sibolangit termasuk wilayah dengan potensi tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi.

“Sedangkan identifikasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada potensi gerakan tanah Oktober ini, wilayah Sibolangit berada pada gerakan tanah menengah hingga tinggi. PVMBG menyebutkan daerah dengan potensi menengah merujuk pada daerah yang dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, khususnya pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau lereng bukit,” kata Muhari.

Masyarakat dan pemerintah daerah diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya tanah longsor maupun bahaya hidrometeorologi basah lain, seperti banjir, banjir bandang dan angin kencang. (Rep-01 | Rep-06)

 

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Sudah Satu Pekan Kota Tanjungbalai Dilanda Banjir

Sabtu, 27 November 2021 | 11:40 WIB

Sei Wampu Meluap, 258 Rumah Terendam Banjir di Langkat

Minggu, 14 November 2021 | 00:16 WIB

Hujan Lebat 13 Desa di Ketapang Dilanda Banjir

Senin, 1 November 2021 | 20:33 WIB

Kepala BNPB Tekankan Antisipasi Dampak La Nina

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 23:06 WIB

Banjir 2,5 Meter di Sekadau Telan Satu Korban Jiwa

Kamis, 28 Oktober 2021 | 22:40 WIB
X