• Kamis, 2 Desember 2021

Sei Wampu Meluap, 258 Rumah Terendam Banjir di Langkat

- Minggu, 14 November 2021 | 00:16 WIB
Banjir Langkat
Banjir Langkat

RIENEWS.COM – Tiga aliran sungai di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, di antaranya sei (sungai) Wampu meluap menyebabkan tiga desa yang tersebar di tiga kecamatan banjir, Sabtu, 13 November 2021.

Dilaporkan, ketinggian air mencapai 80 sentimeter.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, banjir dengan tinggi muka air (TMA) 20-80 sentimeter merendam Desa Sei Bamban di Kecamatan Batang Serangan, Desa Mekar Jaya di Kecamatan Wampu, dan Desa Harapan Maju di Kecamatan Sei Lapan.

“BPBD Kabupaten Langkat melaporkan bahwa kejadian bencana banjir tersebut terjadi setelah sebelumnya hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu Sungai Batang Serangan, Sungai Wampu dan Sei Lapan. Adapun fenomena itu diikuti kenaikan debit air yang kemudian melimpas ke permukiman warga pada pukul 03.30 WIB,” ujar Muhari, Sabtu malam.

Baca: Kepala BNPB Tekankan Antisipasi Dampak La Nina

BPBD Langkat melaporkan dampak banjir menyebabkan 258 unit rumah yang dihuni oleh 258 KK atau 744 jiwa, terendam.

“Sampai saat ini, tidak ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa maupun warga yang mengungsi,” kata Muhari.

Baca Juga:

Dukun ‘Genderuwo’ di Batubara Diciduk Polisi

Sibolangit Kembali Dilanda Longsor, 1 Orang Tewas, 10 Rumah Tertimbun

Dalam rangka percepatan penanganan banjir tersebut, BPBD Kabupaten Langkat berkoordinasi dengan pihak pemerintah Kecamatan Batang Serangan, Kecamatan Padang Tualang dan pemerintah desa setempat. Sementara itu, posko siaga juga ditetapkan di Kantor BPBD Kabupaten Langkat.

“Kondisi mutakhir yang dilaporkan Sabtu pukul 16.30 WIB, cuaca terpantau berawan dan banjir telah berangsur-angsur surut dan masyarakat melaksanakan aktivitas sehari-hari seperti sedia kala,” ungkap Muhari.

Prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa wilayah Kabupaten Langkat masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang hingga Senin, 15 November 2021. BMKG sebelumnya juga menyatakan bahwa fenomena La Nina, yang berpotensi terjadi peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, masih akan berlangsung hingga Februari 2022.

Merujuk pada prakiraan cuaca itu, BNPB meminta kepada pemangku kebijakan di daerah agar senantiasa melakukan upaya mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan terhadap dampak bencana hindrometeorologi basah yang dapat dipicu oleh faktor cuaca. (Rep-02)

 

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Ini Data Kerusakan Akibat Banjir Bandang di Kudus

Rabu, 1 Desember 2021 | 06:55 WIB

Banjir dan Longsor Landa Dua Kecamatan Asahan

Selasa, 30 November 2021 | 10:55 WIB

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Landa Padarincang Serang

Senin, 29 November 2021 | 14:20 WIB

Sudah Satu Pekan Kota Tanjungbalai Dilanda Banjir

Sabtu, 27 November 2021 | 11:40 WIB

Sei Wampu Meluap, 258 Rumah Terendam Banjir di Langkat

Minggu, 14 November 2021 | 00:16 WIB
X