Bisnis Galian C Marak di Zona Merah Gunung Sinabung

oleh -1.356 Kali Dibaca
Peralatan berat di lokasi galian C yang berada di kawasan zona merah, Gunung Sinabung, Kabupaten Karo. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COM – Usaha galian C di wilayah terlarang, zona merah, Gunung Sinabung marak.  Salah satunya di Desa Mardinding, Kecamatan Tiga Nderket, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Praktik galian pasir dan batu koral di aliran sungai berada di 5 titik, dengan radius 5 kilometer dari kawah Gunung Sinabung.

Menyoal maraknya usaha galian C di zona merah, Kepala Bidang Lingkungan Hidup Pemkab Karo, Ida hanya berkomentar singkat.

Berita Terkait: Terkelin Brahmana Kecewa Galian C Beroperasi Dalam Zona Merah Sinabung

Berita Populer: Mengerikan! Beginilah Penampakan Jembatan Lau Pengalahan

Menurut Ida mengungkapkan boleh saja usaha galian C dilakukan di kawasan zona merah Gunung Sinabung, dengan alas tata ruang untuk pembuatan UKL/UPL.

Ida menegaskan, bila ada masyarakat yang keberatan dengan praktik galian C, pihaknya akan meninjau ulang.

“Apabila ada masyarakat yang komplain maka kami dari lingkungan hidup akan turun ke lapangan untuk mengeceknya, akan kita tinjau kembali,” kata Ida beberapa waktu lalu.

Sejak ditetapkan masuk dalam zona merah, masyarakat dilarang melakukan aktivitas di Desa Mardinding. Faktanya, sejumlah warga beraktivitas dengan melakukan galian C.

Aktivitas ini berlangsung tiap hari, pasir dan batu koral, hasil dari Desa Mardinding, dibawa ke luar Kabupaten Karo, di antaranya Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan.

Pengamatan pada Minggu 8 Juli 2018, sejumlah orang melakukan penggalian pasir di kaki Gunung Sinabung dengan mengerahkan sejumlah alat berat. Pemerintah belum mencabut status zona merah di kawasan itu, dan melarang adanya beraktivitas warga. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *