Kapolres dan Danyonif Respons Suara Netizen Soal Perjudian di Karo

oleh -592 Kali Dibaca
Empat tersangka dan satu mesin judi ketangkasan tembak ikan, game zone, diamankan Polres Tanah Karo dari kawasan Desa Buluh Pancur, Kecamatan Lau Baleng, Senin 21 Oktober 2019. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Kepala Kepolisian Resor Tanah Karo Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Benny R. Hutajulu merespons suara netizen soal penyakit masyarakat seperti praktik perjudian di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Di linimasa, media sosial, seperti facebook para warganet menyoroti maraknya praktik perjudian tersebut.

Merespons hal itu Kapolres Tanah Karo AKBP Benny R. Hutajulu menyatakan pihaknya menjawab sorotan para warganet itu dijawab dengan kerja.

“Ya, kami jawab dengan kerja saja, mas. Malah saya terima kasih kalau ada yang masih beri kritik. Artinya masukan buat koreksi kami,” ujar AKBP Benny, Kamis 31 Oktober 2019.

Baca Juga: Danyonif Simbisa Dukung Polres Tanah Karo Berantas Penyakit Masyarakat

Kapolres menegaskan, pihaknya sudah bekerja maksimal melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. AKBP Benny mengungkapkan, dirinya telah memerintahkan kepada para Kapolsek di jajaran Polres Tanah Karo menindak praktik-praktik perjudian.

AKBP Benny mengungkapkan, dalam mencegah penyakit masyarakat  seeprti perjudian dan narkoba, dibutuhkan peran serta masyarkat.

Baca Berita:

Longsor di Desa Nagara, Bupati Karo Perintahkan BPBD Turun Tangan

Soal Serapan Anggaran, Bupati Karo Tekankan 5 Hal Ini

“Polres Tanah Karo butuh sinergitas dan kerja sama semua pihak dalam pencegahan, dan penegakkan hukum menjadi tugas kami,” pungkas Benny R Hutajulu.


Batalyon Infanteri 125/Simbisa secara rutin menggelar tes urine terhadap para prajurit. [Foto Ist | Rienews]
Komandan Batalyon Infanteri 125/Simbisa, Letnan Kolonel Inf Anjuanda Pardosi mendukung dan membantu Kepolisian dalam penindakan terhadap penyakit masyarakat di Kabupaten Karo.

“Sangat mendukung giat anti judi dan narkoba. Seperti dapat dipantau masyarakat saat ini di Jalan Nabung Surbakti Kabanjahe sudah kita bersihkan dari praktik perjudian, seperti harapan masyarakat kepada para penegak hukum wilayah Tanah Karo,” tegas Letkol Inf Anjuanda Pardosi.

Danyonif 125/Simbisa ini menegaskan, tidak main-main bila ada anggota Yonif 125/Simbisa terlibat, terkait penyakit masyarakat akan ditindak keras sesuai peraturan dan ketentuan.

“Danyon 125/Simbisa menjamin, tidak ada keterlibatan anggota satu pun sebagai beking, apalagi menjadi bandar judi, maupun narkoba,” pungkas Anjuanda. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *