Korban TPPO di Bawah Umur Asal Karo Dipulangkan

oleh -379 Kali Dibaca
Asisten I Pemkab Karo, Suang Karokaro dan Kepala Dinas PPPA Karo, Hartawaty bersama korban dan orang tua korban yang tiba di Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu 27 Oktober 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di bawah umur, asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dipulangkan. Korban, masih gadis berusia 15 tahun, sejak April 2019, berangkat ke Malaysia dari jalur perairan di Dumai, Provinsi Riau, selanjutnya bekerja di salah satu rumah penduduk di Taman Pekaka, Pulau Penang, Malaysia.  Enam bulan bekerja di sana, korban melarikan.

Ayah korban, Herman Pasaribu menuturkan, putrinya bekerja ke Pulau Penang, Malaysia, melalui agen yang masih kerabatnya. Korban berangkat sekitar awal April 2019, melalui pelabuhan di Dumai menuju Port Klang.

“Anak saya bisa pergi ke Malaysia diajak  oleh agen yang juga masih saudara sepupu ibu, korban memanggil beliau dengan sebutan bibi (Jullie dan Nurlisna Simanjutak). Korban kemudian dibuatkan paspor Imigrasi di Tanjung Balai,” ujar Herman saat menunggu kedatangan anaknya di Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Minggu 27 Oktober 2019.

Enam bulan bekerja, kata Herman, putrinya melarikan diri dari rumah majikannya dan diantar oleh WNI ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Penang.

Baca Berita:

Operasi Zebra 2019, Satlantas Polres Tanah Karo Tindak 102 Pelanggaran

Mewujudkan Karo Tanpa Wilayah Kumuh

“22 Oktober 2019, anak saya melarikan diri dari majikannya dan diantar ke KJRI Penang oleh WNI yang menemukannya di sekitar Taman Pekaka,” ucapa Herman.

Kepulangan korban TPPO dijemput Kepala BP2TKI Syahrun, Asisten I  Pemkab Karo Suang Karokaro dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Karo, Hartawati br Tarigan.

Dijelaskan Hertawati, pemulangan korban atas kerja sama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Karo dengan Satuan Tugas Citizen Service, KJRI di Penang. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membentuk tim pemulangan korban.

“Bersama Asisten I Pemkab Karo berada di bandara KNO, menerima penyerahan tim Pemprovsu yang h membawa korban dari Penang Malaysia,” kata Hartawati.

Pertemuan kembali korban dengan keluarganya diselimuti haru. Herman yang melihat putrinya langsung menghampiri dan memeluk putrinya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *