Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Diikuti 12 Ribu Peserta

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Gubernur Banten Andra Soni saat membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun 2026 yang diikuti 12.128 peserta secara serentak di berbagai daerah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Gubernur Banten Andra Soni saat membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun 2026 yang diikuti 12.128 peserta secara serentak di berbagai daerah.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan, durasi pelatihan disesuaikan dengan jenis kompetensi yang diberikan. Peserta juga mendapatkan uang saku serta fasilitas pelatihan sesuai ketentuan program.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mendapatkan serti fikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Yassierli mengatakan sertifikat tersebut dapat menjadi bukti kompetensi peserta saat memasuki pasar kerja.

“Ini yang kita harapkan menjadi daya saing, menjadi sesuatu yang bisa ditunjukkan kepada industri. Ini loh, kemampuan saya. Inilah upaya kita bersama untuk meningkatkan kompetensi anak-anak muda kita,” ujarnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Kemnaker memperkuat ekosistem pelatihan vokasi yang mencakup 21 UPTP BPVP, 13 Satuan Layanan Pelatihan, dan 286 UPTD BLK.

Pada 2026, Kemnaker menargetkan Pelatihan Vokasi Nasional menjangkau 340.000 peserta. Target tersebut terdiri atas 70.000 peserta melalui alokasi APBN dan 270.000 peserta tambahan dari program stimulus ekonomi Semester II.

Ke depan, Kemnaker terus mengarahkan penyelenggaraan pelatihan agar semakin terhubung dengan kebutuhan pasar kerja. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat kesiapan peserta dalam memanfaatkan peluang ke rja dan berwirausaha serta mendukung peningkatan produktivitas. (Rep-Red)