Penduduk Miskin Turun, Bupati Karo: Terima Kasih BPS

oleh -453 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Kepala BPS Kabupaten Karo Justinus Sembiring. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo menunjukkan angka penduduk miskin di Kabupaten Karo di tahun 2019 turun. Hal ini menempatkan Kabupaten Karo di urutan kedua kabupaten dengan penduduk miskin terendah untuk kabupaten dataran tinggi di Provinsi Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Kabupaten Karo Justinus Sembiring saat menyerahkan hasil Susenas BPS kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana, Rabu 22 Januari 2020.

Dalam pertemuan itu, Justinus memuji kepemimpinan Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam menurunkan angka penduduk miskin Kabupaten Karo.

Dikatakannya, berdasarkan hasil Susenas yang dilaksanakan pada Maret 2019 menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin di Kabupaten Karo sebanyak 34.080 orang atau sebesar 8,23 persen dari jumlah total penduduk Kabupaten Karo.

Simak Berita: BPS Puji Kinerja Bupati Karo Tekan Angka Kemiskinan

Angka ini menunjukkan penurunan penduduk miskin di Kabupaten Karo dibanding tahun 2018. Justinus mengungkapkan bahwa jumlah dan persentase penduduk miskin di Kabupaten Karo tahun 2019 alami penurunan signifikan dibandingkan Maret 2018 sebanyak 35.360 orang atau sebesar 8,67 persen dari jumlah populasi Kabupaten Karo.

“Pada Maret 2019 terdapat penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 1.280 orang dengan penurunan persentase penduduk miskin sebesar 0,40 persen,” ujarnya.

Baca Berita:

Tabrakan di Jalur Menanjak Berastagi, Bus Sutra dan Kendaraan L300

Kapolres Tanah Karo Beri Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Justinus menjelaskan, Kabupaten Karo menempati urutan kedua terendah dengan jumlah penduduk

“Bila dibandingkan dengan persentase penduduk miskin di daerah kabupaten dataran tinggi Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Karo berada pada posisi kedua terendah setelah Kabupaten Dairi,” ungkapnya.

Sedangkan untuk kabupaten yang tertinggi dengan jumlah angka penduduk miskinnya di wilayah dataran tinggi, sebut Justinus, adalah Kabupaten Samosi dengan persentase penduduk miskin 12,52 persen.

“Apabila dilihat dari jumlah penduduk miskin terbesar (di Provinsi Sumatera Utara) terdapat pada Kabupaten Simalungun yaitu sebesar 76.330 orang dari total jumlah penduduk Kabupaten Simalungun,” katanya.

Menerima penjelasan tersebut, Bupati Karo Terkelin mengaku merasa puas.

“Berterimakasih kepada pihak BPS Karo telah lakukan survei sesuai tupokisnya. Jujur saya tadi agak kaget, tiba-tiba ada hasil survei Susenas yang dikeluarkan BPS Kabupaten Karo, bahwa garis kemiskinan di Kabupaten Karo agak menurun.  Kita tentu merasa puas, namun bukan berarti kita tidak melanjutkan program untuk menekan garis kemiskinan di tengah masyarakat,” katanya.

Terkelin menyatakan Pemerintah Kabupaten Karo akan terus berupaya menekan angka penduduk miskin.

“Kita masih perlu berupaya lebih keras lagi untuk menurunkan kemiskinan di daerah perdesaan yang mayoritas penduduknya bekerja di sektor pertanian. Untuk itu, mari kita bergandengan tangan, stakeholder, pengusaha, masyarakat, social society agar terus bekerja saling mengurangi kemiskinan masyarakat,” pungkasnya.  (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *