Polisi Janji, Tempo 7×24 Jam Tangkap Pembakar Rumah Sembiring

oleh -3.572 Kali Dibaca

RIENEWS.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Tiga Panah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sudah mengetahui identitas para pelaku pembakar dan penganiaya Senang Sembiring (56 tahun), warga Puncak 2000 di Desa Siosar, Kecamatan Tiga  Panah.

Pagi buta, Kamis 18 Juli 2019, para pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang, mendatangi rumah korban. Mereka langsung bertindak anarkistis, menganiaya korban, dan membakar rumah yang dihuni korban bersama istri dan tiga anaknya. Beruntung, istri korban, Risna br Sitepu (42 tahun), berhasil keluar dari rumah bersama tiga anaknya, melalui jendela kamar tidur.

“Soal identitas pelaku belum bisa kita beberkan. Mengingat masih kami buru para pelakunya. Pastinya kami meminta dukungan kepada masyarakat Karo agar kami dapat mengungkap kasus ini,” ujar Kapolsek Tiga Panah melalui Kanit Reskrim Ipda Pernando Manik, Sabtu 20 Juli 2019.

Dalam pengusutan kasus kejahatan terkatergori, percobaan pembunuhan itu, Polsek Tiga Panah telah memintai keterangan dari 5 orang saksi. Kasus pembakaran rumah dan penganiayaan Senang Sembiring, telah dilaporkan Risna ke Polsek Tiga Panah, Kamis 18 Juli 2019.

Baca Berita Sebelumnya: Pagi Buta, OTK Bakar Rumah dan Aniaya Sembiring

Senang Sembiring harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Kabanjahe, atas luka-luka di tubuhnya.

Hasil pemeriksaan para saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyimpulkan para pelaku berjumlah lebih dari dua orang.

Baca Berita:

Miliki Daya Tarik, Dubes Amelia Bawa Pengusaha Bosnia ke Karo

Pangdam Ingatkan Prajurit TNI Jaga Kepercayaan Rakyat

“Identitas pelaku sudah kita kantongi, lebih dari dua orang,” ujar Ipda Pernando Manik.

Polsek Tiga Panah kini berupaya secepatnya menangkap para pelaku. Bahkan, Ipda Pernando Manik berjanji, para pelaku dapat diringkus kurang dari 7×24 jam.

“Kita masih memburu para pelaku dan menyeser tempat persembunyiannya. Mudah- mudahan dalam waktu dekat, tidak sampai satu minggu, kita akan menangkap para pelaku,” ungkap Pernando.

Mengenai motif peristiwa kejahatan yang dialami korban, perwira Pertama Polri itu, mengaku, belum mengetahui pasti motifnya.

“Belum bisa kita pastikan apa motif peristiwa terjadinya penganiayaan serta pembakaran rumah milik korban,” katanya.

Dalama laporan pengaduan ke Polsek Tiga Panah, istri korban, Risna tidak ada merasa mempunyai musuh.

“Jadi, apakah kasus ini dendam pribadi atau masalah sengketa lahan, kita belum bisa memastikannya. Dalam hal ini, kita sudah periksa 5 orang saksi,” imbuh Pernando. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *