Aktivitas Meningkat, Status Gunung Tangkuban Parahu Jadi Waspada

oleh -2.439 Kali Dibaca
Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu di Provinsi Jawa Barat, terekam pada alat seismometer. [Foto BNPB | Rienews]

RIENEWS.COM – Hasil pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terhadap aktivitas Gunung Tangkuban Parahu di Provinsi Jawa Barat, sejak Kamis 1 Agustus 2019 hingga hari ini, Jumat 2 Agustus 2019, meningkat.

Aktivitas erupsi Gunung Tangkuban Parahu (2.084 m dpl) berdasarkan rekaman seismograf tercatat 4 kali gempa Letusan, 255 kali gempa hembusan, 4 kali gempa vulkanik dangkal, tremor menerus dengan amplitudo dominan 20 mm, Kamis kemarin.

PVMBG mencatat kolom abu mencapai ketinggian 100-180 meter dari dasar kawah dan condong ke arah utara dan timur. Suara gemuruh terdengar dan sebagian material letusan jatuh kembali ke dalam kawah.

Baca Berita Erupsi Gunung Tangkuban Parahu

Gunung Tangkuban Paraha kembali erupsi, Jumat 2 Agustus 2019, pada pukul 00.06 WIB, 03.57 WIB dan 06.07 WIB, dengan tekanan sedang dan kolom abu bergerak ke arah Barat Laut.

Melalui rekaman seismograf tercatat satu kali tremor letusan selama kurang lebih 2 jam.

Plh. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan persnya, Jumat siang, menyebutkan, hasil analisa data visual dan instrumental serta potensi ancaman bahayanya, maka disimpulkan tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Parahu meningkat, statusnya dinaikkan menjadi  Level II (Waspada).

Baca Berita:

3 Tokoh Insan Inspiratif Pilihan BNPB

Bupati Karo Beserta Istri Syuting Film Sang Perwira

“Tingkat aktivitas tersebut dapat dievaluasi kembali sesuai dengan adanya potensi perubahan tingkat ancaman/bahaya aktivitas vulkanik,” ujar Agus.

Masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu, pengunjung, wisatawan, pendaki dihimbau untuk tidak mendekati kawah puncak dalam radius 1,5 kilometer dari kawah aktif dan mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba tanpa didahului oleh gejala vulkanik yang jelas. Selain itu kawasan Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu sementara ditutup sementara hingga jarak aman.

“Msyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu diharap untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Selain itu warga juga dimohon agar tidak terpancing isu-isu tentang letusan Gunung Tangkuban Parahu dan harap selalu mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan pihak berwajib lainnya,” imbuh Agus. (Rep-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *