Gempa Simeulue-Aceh, BNPB Tegaskan Kerusakan Kecil

oleh -223 Kali Dibaca
Ilustrasi.

RIENEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan dampak gempa magnitudo 6,1 skala richter yang mengguncang Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, Selasa 7 Januari 2020, pukul 13.05 WIB, tidak menyebabkan kerusakan parah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo dalam pernyataannya menyatakan kerusakan dampak gempa bumi yang mengguncang Simeulue, menyebabkan kerusakan kecil.

“BPBD Kabupaten Simeulue melaporkan bahwa gempa yang terjadi sekitar pukul 13.05 WIB itu menyebabkan kerusakan ringan pada dua unit sarana pemerintah, yaitu keretakan ringan dan ada bangunan yang sebagian kaca jendela pecah. BPBD Simeulue juga melaporkan bahwa guncangan gempa bumi dirasakan di Simeulue dengan intensitas IV MMI, Tapak Tuan, Singkil, Nias Utara dan Gunung Sitoli III MMI, Medan II-III MMI, sedangkan Nias Barat dan Meulaboh II MMI,” ujar Agus, Selasa sore.

Baca Berita:

Bupati Karo Kembali Lantik 56 Pejabat

Korban Meninggal Dampak Banjir Jabodetabek Kini Mencapai 67 Orang

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia di Barat Sumatera.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault). Gempa yang terjadi pada kedalaman 20 kilometer, tidak berpotensi tsunami. Pusat gempa yang berjarak sekitar 24 kilometer barat daya Sinabang, Aceh, ini hanya menyebabkan kerusakan minor pada bangunan.

BMKG mencatat gempa susulan terjadi sebanyak satu kali dengan kekuatan magnitudo 3,3 dan terjadi pada 13.45 WIB.

“BNPB mengimbau masyarakat tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Masyarakat diharapkan untuk memonitor informasi resmi kegempaan di situs BMKG atau informasi terkait lain di institusi resmi seperti BNPB dan BPBD setempat,” kata Agus. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *