SUMUT  

Longsor di Karo Terjadi di Kecamatan Berastagi dan Merdeka

Longsor di Karo pada Sabtu malam, 23 November 2024, material longsor menutup akses jalan. Foto Istimewa.
Longsor di Karo pada Sabtu malam, 23 November 2024, material longsor menutup akses jalan. Foto Istimewa.

RIENEWS.COM – Hujan dengan intensitas tinggi pada Sabtu, 23 November 2024, menyebabkan longsor di Karo yang terjadi di wilayah Kecamatan Berastagi dan Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Merespons bencana longsor di Karo,  Waka Polres Tanah Karo, Kompol Zulham bersama Kapolsekta Berastagi, AKP Henry DB Tobing langsung meninjau lokasi kejadian pada Sabtu malam, 23 November 2024.

Menurut Kapolsekta Berastagi AKP Henry, lokasi longsor di Kecamatan Berastagi, yakni di Jalan Jamin Ginting KM 55, KM 56, KM 58, serta di simpang Desa Doulu dan jalan menuju Desa Doulu.

AKP Henry mengungkapkan, longsor membawa material berupa tanah, dan batu sehingga menutup keseluruhan badan jalan dengan tinggi sekitar 1,5 meter, dan lebar 50 meter.

“Material berupa tanah, batu dan batang kayu menutup badan jalan,” kata AKP Henry.

Upaya pencarian dan pertolongan terhadap warga yang dilaporkan hilang serta pembukaan akses jalan masih terus dilakukan tim SAR gabungan.

Artikel lain

Longsor di Wisata Karo Masyarakat Laporkan Kehilangan Keluarga

Bertemu Presiden Prabowo, PM Starmer Komitmen Tingkatkan Kerja Sama Inggris-Indonesia

Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Penembakan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan

Potensi Bencana Hidrometeorologi November-Desember

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengingatkan pemerintah daerah di Indonesia untuk bersiapsiaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi November hingga Desember 2024.

Data BNPB hingga 16 November 2024, Indonesia telah dilanda 1.756 bencana di Indonesia, dan paling banyak bencana hidrometeorologi basah yaitu banjir, tanah longsor dan cuaca ekstrem ada 1.000 lebih bencana.

Menurut Suharyanto, masing-masing daerah mesti mengetahui titik-titik potensi bencana berdasarkan kejadian bencana yang lalu.

“Jika kita sudah punya data, kita bisa meningkatkan mitigasi,” ucap Suharyanto dikutip dari media wanaloka.com.

Artikel lain

Pengelola Deposit dan Withdraw Situs Judi Online Ditangkap di Filipina

Voting Komisi III DPR, Ini Pimpinan KPK dan Dewas KPK 2024-2029

Berantas Judi Online Kementerian Komdigi Ajukan Pemblokiran 651 Rekening

BNPB meminta pemerintah daerah untuk segera menetapkan status siaga darurat bencana, khususnya di daerah yang berpotensi terjadi bencana. (Rep-01/Red)