KALBAR  

Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove Ikon Baru Kubu Raya Senilai Rp4,8 Miliar

Kabupate Kubu Raya kini memiliki ikon baru, Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove yang diresmikan pada malam perayaan tahun baru 2026. Foto Istimewa.
Kabupate Kubu Raya kini memiliki ikon baru, Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove yang diresmikan pada malam perayaan tahun baru 2026. Foto Istimewa.

RIENEWS.COM — Di malam perayaan tahun baru 2026, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, kini memiliki ikon baru, Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove. Ikon baru Kubu Raya itu diresmikan di perayaan pergantian tahun pada Rabu malam, 31 Desember 2025.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo mengungkapkan, pembangunan Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove menelan biaya sekitar Rp4,8 miliar. Pendanaan pembangunan ikon baru Kubu Raya itu, sebut Sujiwo, berasal dari pelaku dunia usaha, Pemkab Kubu Raya hanya berperan sebagai fasilitator.

“Pembangunan Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove ini murni kemurahan hati dari para pelaku usaha. Pemerintah dan seluruh masyarakat Kubu Raya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada para pelaku usaha yang telah berpartisipasi,” ujar Sujiwo saat peresmian.

Nama Bundaran Gaforaya, akronim dari GAIA, Four Point, Astra, dan Yamaha, empat perusahaan sebagai donatur terbesar dalam pembangunan Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove yang kini menjadi ikon baru di kawasan Arteri Supadio.

Selain keempat perusahaan tersebut, pendanaan pembangunan Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove juga datang dari sebelas perusahaan perkebunan serta pelaku dunia usaha lain yang beroperasi di sepanjang koridor Arteri Supadio.

“Partisipasi ini menunjukkan, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat tanpa harus membebani keuangan daerah,” terang Sujiwo.

Menurut Sujiwo, penyelesaian pembangunan Gaforaya dan Benteng Mangrove sekitar satu bulan mendatang. Diungkapkannya, kuatnya aspirasi masyarakat membuat pemerintah daerah memutuskan untuk meresmikannya lebih awal, tepat pada malam pergantian tahun.

Diharapkan dalam waktu satu bulan ke depan, kawasan Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove dapat benar-benar tuntas dan siap dimanfaatkan sebagai ruang publik pada momen-momen besar, seperti perayaan Imlek dan Idulfitri.

“Saya yakin dan percaya satu bulan lagi ini akan menjadi kebanggaan, bukan hanya Kubu Raya tetapi Kalimantan Barat,” ujar Sujiwo.