KALBAR  

Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove Ikon Baru Kubu Raya Senilai Rp4,8 Miliar

Kabupate Kubu Raya kini memiliki ikon baru, Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove yang diresmikan pada malam perayaan tahun baru 2026. Foto Istimewa.
Kabupate Kubu Raya kini memiliki ikon baru, Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove yang diresmikan pada malam perayaan tahun baru 2026. Foto Istimewa.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus membuka ruang investasi seluas-luasnya yang memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, bangsa, dan negara.

“Pemerintah Kabupaten Kubu Raya membuka diri untuk semua sektor. Silakan berinvestasi di Kubu Raya selama investasi itu legal dan bermanfaat. Tidak ada yang boleh mengganggu,” tegasnya.

Peresmian Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove pun menjadi simbol semangat gotong royong dan kolaborasi pembangunan. Di malam pergantian tahun, Pemkab Kubu Raya menegaskan kemajuan daerah dapat dibangun bersama, ketika dunia usaha dan pemerintah berjalan seiring demi kepentingan masyarakat luas.

Galang Dana Bantuan Bencana Sumatra

Malam perayaan tahun baru 2026 itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya meniadakan pesta kembang api, diganti dengan aksi solidaritas penggalangan dana bantuan bencana Sumatra di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Aksi penggalangan dana bantuan kemanusiaan untuk korban bencana Sumatra. Menurut Sujiwo, hingga malam itu dana yang telah terkumpul untuk korban bencana di Aceh dan Sumatra hampir mencapai Rp400 juta. Dana tersebut mayoritas berasal dari kontribusi ASN dan PGRI Kubu Raya, yang menjadi tulang punggung penggalangan solidaritas kemanusiaan.

“Terima kasih kepada ASN Kubu Raya yang hebat, semuanya terkumpul Rp192.500.000. Terima kasih kepada PGRI yang telah menyumbang sebesar Rp175.463.000. Terima kasih kepada Pak Wagub, Bank Kalbar, Perumda Air Minum Tirta Raya, Ketua PKK, Rumah Cafe, Swalayan Sangat Manis, dan semua pihak yang telah menyisihkan dananya,” kata Sujiwo,.

Ia menegaskan bahwa sebagian dana juga dialokasikan untuk membantu warga Kubu Raya yang kurang mampu dalam bentuk paket sembako. Kebijakan tersebut diambil setelah mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

“Ada yang menyampaikan kepada saya, jangan dikirim semua. Banyak juga masyarakat Kubu Raya yang tidak mampu dan memerlukan bantuan,” ungkapnya. (Rep-Jis)