Dampak Gempa Tasikmalaya, 2 Meninggal, Puluhan Rumah Rusak

oleh -1.131 Kali Dibaca
Dampak gempa Tasikmalaya,Jawa Brat, berkekuatan 6,9 SR, menyebabkan puluhan rumah rusak dan dua orang meninggga dunia.Sumber foto BNPB.

 


Dampak gempa Tasikmalaya,Jawa Brat, berkekuatan 6,9 SR, menyebabkan puluhan rumah rusak dan dua orang meninggga dunia.Sumber foto BNPB.

RIENEWS.COM – Dampak gempabumi Tasikmalaya berkekuatan 6,9 SR, menyebabkan dua orang meninggal dan puluhan rumah rusak. Dampak terparah berada di kawasan Provinsi Jawa Barat.

Di Jawa Barat, 1 orang meninggal dunia, 6 orang luka-luka, 17 rumah rusak berat, 59 rumah rusak sedang, dan 10 rumah rusak ringan. Sedangkan di Jawa Tengah, 1 orang meninggal dunia, 1 orang luka berat, 26 rumah rusak berat dan roboh, dan 6 rumah rusak sedang.

Dua korban meninggal dunia adalah Hj. Dede Lutfi (62) warga Desa Gunungsahari RT 04 RW02 Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, dan Ibu Aminah (80) waga Sugihwaras Gg. 1 RT 02 RW 18 Kelurahan Kauman Kota Pekalongan.

Kedua korban meninggal tertimbun tembok yang roboh akibat gempa. Korban luka semua dirujuk ke rumah sakit setempat.

BACA: Gempa Tasikmalaya, Peringatan Tsunami Dicabut  

Keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, data sementara yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) berdasarkan laporan BPBD, terdapat 2 orang meninggal dunia, 7 orang luka, 43 rumah rusak berat dan roboh, 65 rumah rusak sedang, 10 rumah rusak ringan, dan beberapa bangunan publik mengalami kerusakan.

BACA JUGA: Gempa Tasikmalaya, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami 

Daerah yang terdampak gempa di Kabupaten Pangandaran, Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, Garut, Cilacap, Kebumen, Kota Pekalongan, Banyumas, Brebes dan Banjarnegara.

“Mengingat pusat gempa berada di 6 km arah tenggara Kota Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, maka daerah yang terdampak guncangan keras dan merusak adalah di Kabupaten Tasikmalaya, Pangandaran dan Ciamis di Provinsi Jawa Barat,” kata Sutopo, Sabtu 16 Desember 2017.

Beberapa rumah sakit mengalami kerusakan sehingga pasien dievakuasi ke luar rumah sakit. Bangunan RSUD Banyumas mengalami kerusakan plafon ambrol, tembok yang retak, kebocoran instalasi pipa gas oksigen dan lainnya. Sebanyak 70 pasien dari ruang rawat inap ditampung di dalam tenda BPBD Banyumas dan sebagian dilayani di PKU Gombong. (BAY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *