Gunung Sinabung Meletus Lontarkan Material Sejauh Empat Kilometer

oleh -1.018 Kali Dibaca
Gunung Sinabung saat meletus direkam kamera dari Kecamatan Merdeka.

 

Gunung Sinabung saat meletus pada Sabtu 20 Mei 2017 pagi. Seperti terekam kamera dari Kecamatan Simpang Empat.

RIENEWS.COM – Aktivitas vulkanik Gunung Api Sinabung berada di Kabupaten Karo Sumatera Utara tetap tinggi. Gunung Sinabung kembali meletus dengan intensitas tinggi kolom abu letusan mencapai empat kilometer, amplitudo 120 milimeter, dan lama gempa vulkanik 343 detik pada Sabtu  20 Mei 2017 pukul 06.46 WIB.

Dimana arah angin perlahan menuju ke arah tenggara. PVMBG masih menetapkan status Gunung Sinabung Awas pada level IV. Potensi letusan susulan masih tinggi. PVMBG merekomendasikan masyarakat dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor Selatan – Tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor Tenggara – Timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor Utara – Timur Gunung Sinabung.

“Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap ancaman bahaya lahar. Mengingat telah terbentuk bendungan alam di hulu Sungai Laborus, maka penduduk yang bermukim, dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan karena bendungan ini sewaktu-waktu dapat jebol, bila tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/banjir bandang ke hilir,” terang Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan pers nya diterima Rienews.com.

Sutopo menjelaskan, BPBD Kabupaten Karo agar segera melakukan sosialisasi ancaman bencana lahar/banjir bandang ini ke penduduk yang bermukim, dan beraktivitas di sepanjang hilir serta sekitar Sungai Laborus. Tidak ada penambahan jumlah masyarakat yang mengungsi terkait letusan pada pagi tadi.

“Hingga saat ini masih tercatat 7.214 jiwa atau 2.038 KK di 8 pos pengungsian. Namun hanya ada 2.863 jiwa yang tinggal di pos pengungsian. Lainnya banyak yang tinggal di tempat lain di luar pos pengungsian. Kebutuhan sandang pangan secara umum terpenuhi,” ucapnya.

Gunung Sinabung saat meletus direkam kamera dari Kecamatan Merdeka.

Pemda Kabupaten Karo telah mengalokasikan APBD sebesar Rp 1,5 milyar untuk penanganan pengungsi. Hingga saat ini hunian sementara yang sedang dibangun oleh Kementerian PUPR sebanyak 348 unit di 4 lokasi. Biaya untuk membangun 348 unit hunian sementara tersebut berasal dari dana siap pakai BNPB sebesar Rp 27,8 milyar. Ditargetkan pada Juni minggu ketiga sudah dapat digunakan untuk pengungsi. Sedangkan untuk sisanya masih terkendala belum tersedianya lahan.[BAY]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *