Menurutnya, dukungan tersebut memiliki peran berbeda sesuai tahap perkembangan usaha penerima. Bagi TKM lanjutan, bantuan modal diharapkan dapat memperkuat dan memperluas usaha yang telah berjalan. Sementara bagi TKM pemula, dukungan tersebut diharapkan menjadi pijakan awal untuk membangun dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
“Inilah esensi Program Tenaga Kerja Mandiri, yaitu mengubah pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sugeng mengungkapkan bahwa kemitraan Kemnaker dan PT Indo-Rama Synthetics Tbk telah menunjukkan hasil positif. Pada tahun sebelumnya, tiga TKM penerima bantuan modal mampu menciptakan tenaga kerja baru, di luar peluang ekonomi yang tercipta bagi mitra usaha maupun pemasok.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah dan dunia usaha mampu memperkuat sektor usaha masyarakat sekaligus mendukung upaya mengurangi pengangguran melalui pendekatan kewirausahaan berbasis komunitas.
Sugeng berpesan agar para penerima bantuan memanfaatkan dukungan modal usaha secara optimal untuk mengembangkan usaha sesuai dengan tahap perkembangannya, baik melalui penguatan usaha yang telah berjalan maupun membangun usaha baru secara berkelanjutan. (Rep-Red)






