Longsor di Lokasi PETI Bakan, 16 Orang Tewas

oleh -1.292 Kali Dibaca
Personel tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor di lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara. [Foto BNPB | Rienews]

RIENEWS.COM – Evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap pekerja  penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara, hingga kini sudah berhasil mengevakuasi 34 korban.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengemukakan, dari 34 orang yang dievakuasi tim SAR gabungan, sejak hari kejadian, Selasa malam, 26 Februari 2019, 16 orang meninggal dunia, dan 18 pekerja yang dievakuasi alami luka-luka.

“Hingga 6 Maret 2019, pukul 07.00 WITA, sebanyak 34 orang korban telah berhasil dievakuasi. Di mana 18 orang selamat dalam kondisi luka-luka, dan 16 orang meninggal dunia,” ujar Sutopo, Rabu 6 Maret 2019.

Dikatakan Sutopo, korban meninggal dunia telah diidentifikasi tim DVI Antemortem Polda Sulawesi Utara.

Baca Berita: Arvino Hamsyari Respons Gangguan Suplai Air di Pusat Pasar Kabanjahe

Bupati Bolaang Mongondow, Yasti Soepredjo Mokoagow telah menetapkan Surat Keputusan Tanggap Darurat selama 14 hari, mulai 27 Februari 2019 hingga 12 Maret 2019.

“Sampai saat ini angka korban tertimbun belum ada data yang pasti,” kata Sutopo.

Berita Longsor Tambang Emas: Tragedi PETI di Bakan, Evakuasi Gunakan Alat Berat

Operasi SAR ditambah 3 hari dan akan diperpanjang kembali bila masih memungkinkan, atas kesepakatan dan permintaan Pemkab Bolaang Mongondow serta keluarga korban.

Dalam evakuasi pencarian korban longsor di lokasi PETI Desa Bakan, tim SAR mengerahkan alat berat 2 unit ekskavator.

“Penggalian material longsor yang menimbun korban di lokasi penambangan rakyat terus dilakukan 24 jam nonstop dengan sistem shift, sejak Senin pagi, ketika hasil kajian di lokasi sudah memungkinkan tim evakuasi masuk ke lubang. Basarnas terus mengkoordinir tim SAR gabungan dalam proses evakuasi,” sebut Sutopo. (Rep-02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *