Situs Arkeologi di Desa Pulo

oleh -2.263 Kali Dibaca
Bangunan gapura yang tersisa di areal arkeologi Desa Pulo, Kecamatan Kuta Buluh, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Situs yang diyakini peninggalan pada masa Hindu di Desa Pulo, Kecamatan Kuta Buluh, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terbengkalai. Di area tersebut masih terdapat sejumlah jejak peninggalan arkeologi, masa lalu. Satu gapura masih berdiri kokoh, garis-garis relief masih dapat dilihat dengan jelas.

Sayangnya, kondisi situs candi diduga masa Hindu itu, kini terbengkalai.

Rienews, Senin 22 Juli 2019, mendatangi lokasi situs. Pagar bergapura menyerupai gerbang pagar terbuka. Batu-batu pagar tampak berlumut. Tak jauh dari gapura pagar, sebuah gapura berukuran besar berdiri.

Di Kabupaten Karo terdapat sejumlah situs bersejarah masa kehidupan lampau. Di Desa Pulo, situs ini satu dari situs lain di Tanah Karo, dengan kondisi yang memprihatinkan.

“Dari sejak aku sekolah dan mengetahui adanya situs bersejarah ini ada di kampungku, kurasa tak pernah ada perawatan,” kata Jekin Sembiring Depari.

Baca Berita:

Basarnas Berhasil Temukan Awi, Pemancing Hanyut di Seruwai

Peringati HBA ke-59 Tahun, Kejari Karo Gelar Bakti Sosial

Dia mengenal situs itu dengan sebutan situs candi masa Hindu.

“Zaman India (Hindu) ini,” ucapnya.

Jekin menyayangkan situs tersebut tidak terjaga dan terawat. Selain kondisi situs, Jekin mengaku kehilangan sejarah tentang keberadaan situs itu.

Menurutnya, penting mengetahui sejarah keberadaan situs, menjadi warisan dari para bulang (kakek), nini (nenek).

“Info (sejarah) yang diwariskan bulang, nini kita lenyap ditelan bumi begitu saja. Apa lagi generasi sekarang, manalah tahu,” ungkapnya.

Dia berharap Pemerintah Kabupaten Karo untuk memberikan perhatian terhadap situs tersebut. Jekin bukan tak ingin merawat situs itu, tapi khawatir dituduh merusak areal cagarbudaya tersebut.

“ Takutnya, kita bersihkan malah dituding pula kita merusak situs ini. Jadi serba salah. Ya, beginilah jadinya, seperti kita lihat,” imbuhnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *