200 Botol Hand Sanitizer Bikinan Distan Karo Dibagikan Kepada Warga

oleh -143 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana saat membagikan hand sanitizer produksi Dinas Pertanian Karo kepada masyarakat, Senin 30 Maret 2020. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Karo memproduksi hand sanitizer dan dibagikan kepada warga. Langkah ini diinisiasi Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Sumatera Utara, guna menegah penularan virus corona (Covid-19).

Kepala Dinas Pertanian Karo Metehsa Purba menyatakan pembagian hand sanitizer merupakan inisiatif Dinas Pertanian dalam mengedukasi masyarakat Kabupaten Karo di saat terjadinya wabah virus corona.

“Ini murni untuk membantu masyarakat tidak ada tujuan lain. Hanya mengedukasi masyarakat betapa pentingnya menjaga kesehatan melalui rajin cuci tangan, lebih praktis memakai hand sanitizer,” kata Metesha di sela-sela pembagian hand sanitizer kepada warga di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karo, Senin 30 Maret 2020.

Baca Berita: 

Polisi Ringkus Seorang Remaja Pemilik 6 Pot Tanaman Ganja

Cegah Virus Corona, Desa Samura Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Metesha menjelaskan, hand sanitizer yang dibagikan adalah produksi Dinas Pertanian sendiri.

“Dinas Pertanian meracik dengan bahan yang mudah, hasil racikan terdapat 200 botol (isi 40 ml),”  ujar Metehsa.

Dia pun berpesan kepada masyarakat agar rajin mencuci tangan terlebih setelah menyentuh benda maupun kontak dengan manusia.

“Guna mencegah penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Pembagian hand sanitizer produk Dinas Pertanian ini dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Dinas Dukcapil Karo Susi Iswara Br Bangun dan  Camat Kabanjahe Leo Girsang.

“Tadi kita lihat masyarakat cukup berebutan mengambil hand sanitizer yang dibagikan, padahal stok masih banyak. Namun masyarakat merasa senang, karena selama ini menurut warga sulit sekali memperoleh hand sanitizer. Tentu dengan adanya aksi sosial yang dilakukan Dinas Pertanian menjadi peyegar bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat lagi dalam melawan virus Covid-19,” ujar Terkelin. (Rep-01)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *