Jalan Kapten Selamat Ketaren Kabanjahe Akan Diperlebar 8 Meter

oleh -543 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama sejumlah pejabat Pemkab Karo meninjau dan mengukur rencana pelebaran Jalan Kapten Selamat Ketaren, Kabanjahe. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Jalan Kapten Selamat Ketaren di Ibu Kota Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, akan diperlebar. Pelebaran jalan ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Karo sebagai upaya mengurai kemacetan lalu lintas sekaligus memperindah Kota Kabanjahe.

Bupati Karo Terkelin Brahmana menyatakan, pelebaran Jalan Kapten Selamat Ketaren, Kabanjahe, dilakukan mulai dari kawasan  Zentrum hingga Bundaran Tugu Adipura Simpang Enam.

“Mengingat RSU Kabanjahe berada di Jalan Kapten Selamat Ketaren, jadi hal itu dipandang penting sekali. Tentunya juga (pelebaran jalan) untuk menata keindahan Kota Kabanjahe,” ungkap Terkelin saat turut menyaksikan pengukuran jalan, pada Jumat 17 Januari 2020.

Selain pelebaran jalan, kata Terkelin, Pemkab Karo akan melakukan pembenahan trotoar dan drainase.

Kepala Dinas PUPR Karo Edward Pontianus Sinulingga menjelaskan, Jalan Kapten Selamat Ketaren saat ini 9 meter dengan dua lajur, dan akan ditingkatkan dengan pelebaran 8 meter lagi.

Baca Berita:

Bupati Ingatkan Para CPNS Agar Tidak Percayai Oknum Menjanjikan Kelulusan

Korindo Sembiring Dukung Bahirani Efendi di Ajang Hafiz Cilik 2020

“Mengingat masih ada lahan kosong di sebelah kiri jalan yang masih milik Pemkab Karo. Nantinya jalan ini menjadi 17 meter dan akan dibuat lampu penerangan jalan umum (LPJU) di kolom pembatas jalan serta trotoar kiri kanan jalan, sehingga akan memperindah Kota Kabanjahe,” katanya.

Menurutnya, upaya ini dilakukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

“Bagi warga yang bermukim di sepanjang jalan dapat menyikapi hal ini dengan bijak dan membantu pemerintah dalam program menata keindahan dan estetika Kota Kabanjahe,” tutur Edward.

Dikatakannya, setelah melakukan pengukuran, tidak ada rumah permanen milik warga yang terkena dampak pelebaran kecuali kanopi sejumlah warung dan kios.

“Setelah kami hitung jumlahnya sekitar lima warung, satu kanopi usaha perbengkelan, tiga kanopi rumah makan, satu  bangunan papan usaha kedai kopi serta dua unit seng warga yang menjorok ke depan,” katanya.

Camat Kabanjahe Leo Girsang menyebutkan, pihaknya sudah menjadwalkan rapat bersama warga yang terdampak pelebaran Jalan Kapten Selamat Ketaren, pada Senin 20 Januari 2020, di Kantor Camat.

“Nanti bersama Lurah Gung Leto, warga diundang musyawarah mufakat untuk memperlancar pelebaran jalan ini sesuai instruksi bupati. Yang tujuannya untuk menata keindahan Kota Kabanjahe sekaligus untuk mengurai kepadatan jalan ini,” katanya.

Leo Girsang mengharapkan masyarakat menyikapi dengan bijak dan mendukung pengerjaan proyek pelebaran dan peningkatan badan jalan dalam Kota Kabanjahe.

“Yang tujuannya juga tentunya untuk kepentingan umum,” tegasnya.

Warga setempat mendukung program Pemkab Karo peningkatan Jalan Kapten Selamat Ketaren dan penataan Kota Kabanjahe.

“Dipastikan jalan ini akan semakin indah dan cantik bila pembangunan pelebaran jalan ini selesai. Seperti pelebaran Jalan Kabanjahe–Berastagi sekarang semakin rapi dan nyaman,” ujar Rakut Tarigan. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *