KARS Survei Akreditasi RSU Kabanjahe Tahun 2019

oleh -535 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Direktur RSU Kabanjahe Arjuna Wijaya, Kadis Kesehatan Irna Safrina Meliala bersama Ketua Surveyor Akreditasi KARS Liberta Lumbantoruan dan tim surveyor akreditasi rumah sakit. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Rumah Sakit Umum Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menjalani survei akreditasi di tahun 2019. Survei akreditasi ini dilaksanakan atas dasar Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 12 Tahun 2012 tentang Akreditasi Rumah Sakit, dan menunjuk Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebagai pelaksana survei akreditasi.

Sejak tahun 2017 hingga 2018, RSU Kabanjahe telah dinyatakan lulus survei akreditasi yang dilakukan lembaga akreditasi yang ditunjuk dan ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Direktur RSU Kabanjahe, Arjuna Wijaya mengatakan, pada survei akreditasi tahun 2017, RSU Kabanjahe lulus verifikasi 4 Pokja, dan di tahun 2018 dinyatakan lulus verifikasi  10 Pokja.

“Sedangkan tahun 2019 ini akan diverifikasi 15 Pokja. Hasilnya belum tahu,” katar Arjuna, Jumat 6 Desember 2019.

Survei akreditasi RSU Kabanjahe dilaksanakan oleh tim surveyor (KARS) sejak tanggal 6 hingga 7 Desember 2019.

Baca Berita:

Natal Oikumene Kabupaten Karo Undang Penyanyi Judika

Angin Kencang Landa Yogyakarta, Ratusan Pohon Tumbang dan Puluhan Rumah Rusak

“Oleh tim Surveyor Verifikator dari KARS yang diketuai  Liberta Lumbantoruan, S.Kep, M.Kep,” ungkapnya.

Arjuna mneyatakan di tahun 2020 mendatang, RSU Kabanjahe akan diikut sertakan dalam lomba penilaian Survei Standar Nasional Rumah Sakit (SNARS).

“Untuk meraih kesuksesan ini harus ada kolaborasi antara seluruh Pokja Akreditasi, medis dan paramedis dan tenaga kesehatan lainnya yang bekerja di RSU Kabanjahe.  Agar hasilnya, RSU Kabanjahe lulus akreditasi,” kata Arjuna.

Ketua Surveyor Verifikator dari KARS, Liberta Lumbantoruan menyatakan, timnya akan berada dua hari di Kabanjahe, untuk melakukan survey akreditasi terhadap RSU Kabanjahe. Dia menegaskan, proses survei akreditasi yang dilakukan agar RSU Kabanjahe  sebagai pelayanan kesehatan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa rumah sakit menitikberatkan sasarannya pada keselamatan pasien, mendengarkan pasien dan keluarga pasien, menghormati hak-hak pasien, dan mendekatkan mereka sebagai mitra dalam proses pelayanan dan membangun kepemimpinan yang mengutamakan kerja sama.

Menanggapi pelaksanaan survei akreditasi RSU Kabanjahe, Bupati Karo Terkelin Brahmana menegaskan agar RSU Kabanjahe berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

“Dengan ada survei ini, apa yang menjadi kekurangan RSU Kabanjahe dapat diperbaiki dan mutu pelayanan lebih baik lagi. Peningkatan mutu sangat berkaitan erat dengan standar keselamatan pasien khususnya di rumah sakit. Melalui tindak lanjut rekomendasi KARS, kita bangun komitmen bersama agar peningkatan mutu pelayanan bisa standar, sesuai yang kita harapkan,” pungkasnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *