Korban Tewas Sumur Pengeboran Minyak Bertambah

oleh -1.768 Kali Dibaca
Ilustrasi

 

Ilustrasi

RIENEWS.COMKorban tewas dalam peristiwa terbakarnya sumur pengeboran minyak di Dusun Bakti, Gampong Pasi Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, pada Rabu dinihari, 25 April 2018, bertambah. Pengeboran minyak dilakukan oleh secara tradisional.

Hingga Rabu malam, 25 April 2018, terdata jumlah korban tewas mencapai 18 orang, korban alami luka bakar 41 orang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, jumlah korban dalam peristiwa itu,  18 org meninggal, dan 41 orang luka-luka.

Peristiwa itu membuat warga yang berdomisili di sekitar lokasi kejadian panik karena berada di sekitar pemukiman penduduk.

Data korban meninggal dunia, Nazarullah, 30 tahun,  warga Gampong Pasi Putih,  Afrizal, 35 tahun, warga Gampong Punti Payong,  Era bin M. Siddiq, 32 tahun,  warga Gampong Pasi Putih, Siti Hafizah, 70 tahun, warga Gampong Pasi Putih, Mak Wen, 55 tahun, warga Gampong Bhom Lama,  Nini bin Abdul Wahab, 32 tahun, Gampong Bhom Lama, Riska Ardiansyah warga Pasi Putih, Eridansyah warga Alue Dua, Sudariyono warga gampong Alue Batee.

Putra Zubir warga Bhom Lama, Dedi Saputra, 25 tahun, warga Ranto Peureulak, M.Rafi, Siti Rahya warga  Pasi  Putih, Muklis, M. Fariz, Riskal,  Al-Husairi, 21 tahun, warga Kecamatan Ranto Peureulak,  Adnan Saputra, 30 tahun.

KLIK: Bupati Karo Tutup Turnamen Polres Cup  

Korban yang dirawat di Rumah Sakit Graha Bunda, Idi Rayeuk,  Julianta Putra, 27 tahun,  warga Gampong Tanah Anoe, Idi Rayeuk, M. Nur, 42 tahun, warga Kecamatan Peureulak Barat, Yusri, 36 tahun, warga Kecamatan Pantee Bidari,  Puta Maulana, 28 tahun, penduduk Kecamatan Ranto Peureulak, dan Junaidi, 33 tahun,  warga Kecamatan Peureulak Barat.

Di Rumah Sakit Zubir Mahmud, Idi Rayeuk, tercatat atas nama; Effendi Hamid, 50 tahun, warga Kecamatan Ranto Peureulak, Irnawan, 34 tahun, warga Kecamatan Ranto Peureulak, Agussalim,  26 tahun, warga Kecamatan Ranto Peureulak,  Ishak, 48 tahun, warga Kecamatan Ranto Peureulak, Burhanuddin, 38 tahun, warga Kecamatan Ranto Peureulak, Suheri, 31 tahun, Kecamatan Ranto Peureulak, Sapriyadi, 25 tahun, Kecamatan Peureulak Barat, Haikal Fikri, 15 tahun, Kecamatan  Peureulak Barat,  Jumadi Amin, 40 tahun, Kecamatan Peureulak Barat.

Junaidi, 31 tahun, Kecamatan Peureulak Barat, Saudah, 50 tahun, Kecamatan Ranto Peureulak, Halimah, 70 tahun, Kecamatan Ranto Peureulak, Murniyati, 37 tahun,  Kecamatan Ranto Peureulak,  Fatahillah, 12 tahun, Kecamatan Ranto Peureulak, Rifki Mauliansyah, 23 tahun, Kecamatan Ranto Peureulak, Muklis Rusli, 42 tahun, Kecamatan Peureulak Barat, Agus Faizir, 35 tahun, Kecamatan Ranto Peureulak.

Pasien yang dirawat di Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz, Peureulak; Akbar, 18 tahun, warga Gampoen Bhom Lama, M. Ridwan, 21 tahun,  warga Gampong Pasi Putih,  Zainuddin, 38 tahun, warga Gampong Leuge, Muksal Mina, 24 tahun, warga Gampong Alue Rambong, Mahyuddin, 18 tahun, warga Gampong Pasi Putih, M. Yusuf, 40 tahun, warga Gampong Pasi Putih,  Hafifuddin, 36 tahun, warga Gampong  Bhom Lama, Saiful, 28 tahun, warga Gampong Awe Udep, M. Husin, 35 tahun, warga Gampong Lubuk Pempeng.

Sari Yulis, 25 tahun, warga Gampong Tempen, Muhammad Yani warga Pasi Putih, Radiati, 25 tahun, warga Gampong Pasi Putih, M. Faisal, 18 tahun, warga Gampong  Bhom Lama, Heri Herliza, 19 tahun, warga Gampong Tanjung Tani, Umar Hamzah, 45 tahun, warga Gampong Beusa Beuranoe, M. Faisal Rizal, 30 tahun, warga Kecamatan Peudawa, M. Razi warga Gampong Alue Dua, Muklis, 46 tahun, warga Gampong Alue Dua, Zainal Abidin, 35 tahun, warga Gampong Pasi Putih.

Terbakarnya pengeboran sumur minyak menyebabkan lima unit rumah turut terbakar, milik Siti Hafizah, 70 tahun,  Zainabah, 85 tahun, Ridwan Hutabarat, 40 tahun, Maryani, 60 tahun, dan rumah milik Muhammad Yanis, 45 tahun.

Kobaran api di sumur pengebora minyak hingga Rabu pukul 18.00 WIB,  belum dapat dipadamkan.

Tim SAR gabungan dari Damkar, BPBD, TNI, dan POLRI saat ini masih siaga di lokasi kejadian, melakukan antisipasi dampak kebakaran meluas ke pemukiman masyarakat.

Dalam upaya memadamkan api di sumur pengeboran minyak, dikerahkan empat  unit armada Damkar. Tim Riaksi Cepat (TRC)  melaksanakan pemadaman dan memberikan perlindungan kepada masyarakat di sekitar lokasi kebakaran. (Rep-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *