Program Vaksinasi Covid-19 Massal Harus Pertimbangkan Ketersediaan Tenaga Vaksinator

oleh -103 Kali Dibaca
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito. [Foto BNPB | Rienews]

RIENEWS.COM – Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasminto mengingatkan pemerintah daerah yang melaksanakan program vaksinasi Covid-19 secara massal untuk mempertimbangkan ketersediaan tenaga vaksinator.

Pemerintah telah melakukan vaksinasi massal di Gelora Bung Karno, Jakarta dengan menargetkan sekitar 6 ribu tenaga kesehatan. Program vaksinasi massal merupakan koordinasi antara Kementerian Kesehatan dan  pemerintah daerah.

Bagi daerah lain yang ingin melakukan kegiatan yang sama, tentunya harus mempertimbangkan ketersediaan tenaga vaksinator. Hal ini bertujuan agar program vaksinasi massal yang dilakukan pemerintah daerah setempat, berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Pelaksanaan program vaksinasi dapat menjadi salah satu cara, mendorong tenaga kesehatan turut berpartisipasi dalam program vaksinasi ini,” kata Wiku Adisasmito menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 4 Februari 2021, yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga:

Karo Targetkan 1.880 Orang untuk Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

Ini Komentar Bupati Karo Usai Divaksin Covid-19

Masih terkait vaksinasi, untuk mekanisme vaksinasi masyarakat umum, nantinya akan menggunakan sistem satu data. Satu data vaksinasi Covid-19 ini merupakan kerja sama antara Telkom, Kementerian Kominfo, BPJS, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koordinator Perekonomian.

“Sama halnya dengan vaksinasi tenaga kesehatan, masyarakat akan menerima undangan melalui layanan seluler SMS dan selanjutnya dapat melakukan registrasi sebelum menerima vaksinasi,” ujar Wiku.

Perkembangan penanganan Covid-19 per 4 Februari 2021, penerima vaksin di Indonesia bertambah 54.240 orang dan total penerima meningkat menjadi 700.266 orang. Untuk total sasaran vaksinasi Covid-19, sebanyak 181.554.465 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat sasaran vaksinasi SDMK (Sumber Daya Manusia Kesehatan), yang per hari ini jumlah sasaran meningkat 32.022 orang menjadi totalnya sebanyak 1.566.959 orang.

Di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pemerintah setempat mulai Kamis 4 Februari 2021, mulai melaksanakan program vaksinasi Covid-19 massal. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo Irna Safrina Meliala menargetkan vaksinasi Covid-19 tahap pertama menyasar 1.880 orang.

“Lingkup sasaran pertama dalam pencanangan vaksinasi Covid-19 yang diharapkan akan menargetkan  1.880 orang, dan selebihnya 1.689 orang telah diversifikasi di SI-SDMK (sistem informasi sumber daya manusia kesehatan),” pungkas Irna. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *