Usut Kasus Curanmor, Personel Polsekta Berastagi Dihadang Warga

oleh -1.275 Kali Dibaca
Tersangka Elsit Ginting beserta sepeda motor hasil kejahatannya. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Berastagi berhasil membongkar jaringan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antar-kabupaten. Dalam pengungkapan kasus ini, tim Reskrim Polsekta Berastagi dipimpin Kanit Reskrim Inspektur Satu Polisi (Iptu Pol) J. Munthe mendapatkan pengadangan dari warga Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, saat akan menangkap penadah sepeda motor hasil kejahatan.

Otak pelaku beserta barang bukti, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul 2014 BK 3720 SAB, kini  diamankan di Polsekta Berastagi.

Kanit Reskrim Polsekta Berastagi Iptu J. Munthe mengatakan, dalam kasus ini pihaknya mengimbau dua tersangka berstatus buronan, untuk menyerahkan diri.

Baca Berita: HUT ke-38 Tahun, Satpam Unjuk Keahlian Penggunaan Borgol

Pengungkapan kasus curanmor dilakukan Polsekta Berastagi setelah menerima laporan pengaduan polisi, LP/04 / I/2018/SU/SEKTA B. TAGI. Dari penyelidikan  kasus curanmor itu, polisi membekuk tersangka Elsit Ginting (42 tahun), penduduk Desa Rumah Berastagi.

Baca Juga: Polisi Bongkar Bisnis Sampingan Ario

“Tersangka (Elsit Ginting) ditangkap pada Jumat 4 Januari 2019, di Simpang Pajak Roga, Desa Rumah Berastagi,” kata Iptu J. Munthe.

Kepada polisi, Elsit Ginting mengakui aksi pencurian kendaraan bermotor dilakukan bersama Avandi Ivan Perangin-angin warga Desa Rumah Berastagi, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Tersangka Elsit Ginting, menurut Iptu J. Munthe, telah menjual sepeda motor hasil kejahatannya seharga Rp2.050.000 kepada Manto Sembiring penduduk Desa Mangan Moli, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi.

Operasi penangkapan kemudian dilanjutkan Reskrim Polsekta Berastagi ke Kabupaten Dairi. Namun, upaya polisi membongkar jaringan curanmor tersebut mendapat pengadangan dari warga Desa Mangan Moli.

“Penadah kereta (sepeda motor) curian, Manto Sembiring berhasil melarikan diri, dengan diselamatkan warga sekitar. Kedatangan kami ditentang oleh warga sekitar kediaman Manto. Melihat jumlah masa lebih banyak dari jumlah personel, kami memutuskan mundur perlahan,” kata Iptu J. Munthe, Selasa 8 Januari 2019.

Meski gagal membekuk penadah sepeda motor curian, Manto Sembiring, polisi berhasil menyita barang bukti.

“Kami mengimbau kepada Kepala Desa Mangan Molih agar dapat menyerahkan Manto kepada petugas Polsekta Berastagi,” pungkas Iptu J. Munthe. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *