40 Warga Belum Setuju Pelebaran Jalan Kabanjahe-Berastagi

oleh -1.280 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana (dua kiri) meninjau lokasi pelebaran jalan, Jumat 11 Mei 2018. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COMMerespons keinginan masyarakat tentang pelebaran jalan tahap II, mulai dari Desa Sumbul (Sumber Mufakat) hingga simpang Ujung Aji Berastagi, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Jumat 11 Mei 2018, meninjau lokasi kawasan pelebaran Jalan Kabanjahe-Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Bupati Karo didampingi Sekda Pemkab Karo Kamperas Terkelin Purba, Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, Kepala Dinas PUPR  Paten Purba, Camat Berastagi Mirton Ketaren, Kepala Desa Rumah Berastagi Saiman Ginting dan Kepala Dusun Desa Raya Amos  Ketaren, menegaskan akan dilakukan pengukuran.

“Setelah dilakukan pengukuran dan pematokan dari Desa Simpang Ujung Aji, saya mengharapkan para OPD merapatkan barisan dan segera koordinasikan apa kendala dan hambatan supaya ada solusi. Dan tahun 2018 ini berjalan sesuai  program yang ditargetkan pemerintah,” kata Bupati Karo Terkelin Brahmana.

KLIK: Pasca Sidak Bupati Karo, Tower Triangle Raib

Disebutkannya, apa yang sudah  dilakukan pada tahap I pelebaran Jalan Kabanjahe-Sumbul, tetap sama lebar  jalan yang dibangun, dari tengah badan jalan masing-masing, kiri-kanan jalan terkena 11 meter yang akan dikorek, sehingga total lebar jalan 22 meter.

Dalam peninjauan lokasi itu, Bupati Karo menyaksikan pemasangan 10 titik patok.

Sementara Sekda Pemkab Karo Kamperas Terkelin Purba menjelaskan, pengukuran yang dilakukan sebagai tindak lanjut dari Balai Besar Medan.

“Untuk tahap II, supaya Pemkab Karo segera lakukan pengukuran dan buatkan patoknya. Kita instruksikan ke Kepala PUPR dan Camat Berastagi agar menyiapkan alat ukur, patok, dan pilok cat untuk perdana pematokan. Sebagai tanda budaya malu bagi masyarakat jika ada yang belum mendukung program pemerintah,” ujar Kamperas.

Ditambahkannya, Kepala PUPR bersama Camat Berastagi segera lakukan pendataan terkait pagar dan rumah warga  yang terkena pelebaran jalan.

“Apa yang dibutuhkan supaya disiapkan, karena banyak masukan dan permintaan warga agar  perbaikan jembatan dan pagarnya, mereka yang kerjakan. Nah, untuk itu siapkan datanya, selanjutnya  akan kita ajukan anggarannya di P-APBD Karo untuk percepatan,” pungkas Sekda Pemkab Karo.

Kepala Dinas  PUPR Paten Purba mengatakan, untuk pendataan seperti penjelasan Sekda Pemkab Karo, akan dilakukan pekan depan.

“Hari Senin (pekan depan) saya pastikan sudah kita mulai kumpulkan data terkait pagar dan jembatan rumah warga yang terkena pelebaran,” ujar Paten Purba.

Camat Berastagi Mirton Ketaren mengakui masih ada warga di Desa Raya maupun di Desa Rumah Berastagi yang belum setuju pelebaran jalan.

“Padahal sudah kita sosialisasikan sebelumnya kepada pemilik tanah dan rumah yang terkena pelebaran. Jadi semuanya ada berkisar 40 orang lagi belum setuju,” ujar Mirton.

Disebutkannya, alasan warga belum setuju, karena  pemilik tanah, bangunan, tidak berdomisili di Desa Raya maupun di Desa Rumah Berastagi.

“Hal inilah kendala sebenarnya di lapangan,” pungkas Mirton. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *