RIENEWS.COM – Saat ini prosedur bedah plastik telah banyak dilakukan di dunia. Tidak hanya untuk memperbaiki area tertentu, bedah plastik dan rekonstruksi bahkan dapat memperbaiki fungsi dan dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri pasien.
Memenuhi kebutuhan tersebut, Siloam Hospitals TB Simatupang saat ini memiliki Aesthetic and Scar Center berstandar internasional dengan layanan komprehensif yang berpusat pada pasien. Layanan ini dikembangkan bersama ahli bedah plastik dari Korea Selatan, dengan mengedepankan teknik modern, presisi medis tinggi, serta standar keselamatan yang ketat dalam lingkungan rumah sakit berkelas global.
Aesthetic & Scar Center Siloam Hospitals TB Simatupang menyediakan layanan komprehensif yang berfokus pada pasien, meliputi penanganan jaringan parut (scar) akibat operasi atau trauma, kontraktur akibat luka bakar, bopeng jerawat, atrophic/depressed scar, hingga prosedur estetik seperti blepharoplasty, liposuction, dan tummy tuck.
Executive Director Siloam Hospitals TB Simatupang, Mada Shinta Dewi menyatakan, meningkatnya minat masyarakat terhadap bedah plastik menunjukkan perubahan cara pandang terhadap kesehatan dan kualitas hidup.
“Kami menghadirkan layanan berstandar internasional sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke luar negeri. Berbagai prosedur seperti blepharoplasty (upper dan lower), double eyelid surgery, hingga liposuction dilakukan dengan teknik terkini yang tetap mengutamakan keselamatan pasien,” ujarnya pada giat media breaking pelayanan bedah plastik rekonstruksi dan estetik, di Medan, Sabtu, 18 April 2026.
Ia juga menegaskan, setiap prosedur dilakukan dengan protokol klinis ketat serta didukung fasilitas medis lengkap untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pasien.
Dalam praktiknya, pasien dengan kondisi tertentu seperti hipertensi, usia lanjut, hingga penyakit jantung atau diabetes tetap dapat menjalani prosedur, selama melalui tahapan pre-operative dan post-operative yang komprehensif. Pendekatan ini melibatkan tim multidisiplin dari berbagai spesialis, termasuk penyakit dalam, jantung, anestesi, gizi, hingga dermatologi.






