Dokter Spesialis Bedah Plastik, Rekonstruksi, dan Estetik, dr. Amira Danila, Sp.B.P.R.E, menjelaskan bahwa teknik yang digunakan mengadopsi inovasi dari Korea Selatan untuk menghasilkan pemulihan lebih cepat dan hasil yang natural.
“Kami menangani prosedur seperti Lower Blepharoplasty untuk mengurangi kantung mata dengan teknik fat repositioning, serta Upper Blepharoplasty untuk mempertegas lipatan mata dan memberikan tampilan lebih segar. Prosedur ini relatif singkat dan dalam beberapa kasus tidak memerlukan rawat inap,” jelasnya.
Ia juga menyoroti kondisi kulit yang sering diabaikan, seperti keloid dan parut hipertrofik, yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kepercayaan diri.
“Keloid merupakan pertumbuhan jaringan parut abnormal dengan tingkat kekambuhan tinggi, sementara parut hipertrofik tumbuh berlebih namun masih dalam batas luka. Keduanya dapat ditangani dengan pendekatan medis yang tepat,” tambahnya.
Dibeberkannya juga pada giat itu, Siloam Hospitals TB Simatupang didukung oleh tim dokter berpengalaman, antara lain: dr. Gentur Sudjatmiko, SpB, SpB.P.R.E (K), dr. Narottama Tunjung Hariwangsa, SpB.P.R.E, Subsp LBL (K), dr. Amira Danila, Sp.B.P.R.E.
Untuk meningkatkan akses layanan, Siloam Hospitals TB Simatupang juga berkolaborasi dengan Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan dalam proses persiapan hingga perawatan lanjutan pasien.
“Kami ingin menjadi pusat unggulan bedah plastik di Indonesia dan menjadi referensi baru bagi masyarakat, sehingga tidak perlu ke luar negeri untuk mendapatkan layanan berkualitas tinggi,” tutup Mada. (Rep-Don)






